Hukrim  

Gasak Kabel di Bandara Karimun, Empat Pelaku Dibekuk

Empat pelaku diringkus di sebuah rumah di kawasan Pamak Laut, Kelurahan Pamak, pada Kamis (6/6/2025), sehari setelah pencurian dilaporkan.

KARIMUN – Unit Reskrim Polsek Tebing berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Bandara Raja Haji Abdullah (RHA), Kabupaten Karimun.

Empat orang pelaku diamankan tak lama setelah kejadian, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolsek Tebing, AKP Binsar Samosir, menyebutkan keempat pelaku masing-masing Musa (38), Adiman (37), Kurniawan (28), dan Risman (31).

Mereka diringkus di sebuah rumah di kawasan Pamak Laut, Kelurahan Pamak, pada Kamis (6/6/2025), sehari setelah pencurian dilaporkan.

“Kami langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari pihak bandara. Keempat pelaku berhasil kami amankan dalam waktu singkat di lokasi yang sama. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ungkap AKP Binsar, kemarin (10/6/2025).

BACA JUGA:  Menolak Restorative Justice, PWI Desak Gelar Perkara Kasus “Cash Back”

Barang Hilang di Landasan

Kasus ini pertama kali terungkap pada Rabu (5/6/2025), ketika seorang teknisi bandara hendak memasang kabel grounding di Landasan 27 Bandara RHA. Ia mendapati sejumlah peralatan penting sudah tidak berada di tempat.

“Setibanya di lokasi, teknisi tersebut mendapati bahwa sejumlah peralatan telah hilang,” ujar Binsar.

Pihak bandara segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Tebing, yang kemudian melakukan penyelidikan cepat dan berhasil mengidentifikasi serta menangkap para pelaku.

Para pelaku diketahui telah membawa kabur sejumlah barang berharga, termasuk:

• Kabel FL2XCY sepanjang 490 meter

• Tiga pasang konektor kit

BACA JUGA:  Polda Riau Sita Rp12 Miliar Uang SPPD Fiktif DPRD Riau, Penghitungan Kerugian Negara Rampung Februari

• Empat unit isolating transformer 150 W; 6A

• Kabel tembaga BC sepanjang 230 meter

Total kerugian ditaksir mencapai Rp66.100.000.

Dalam proses penggeledahan, polisi juga mengamankan satu unit kabel grounding dan sepeda motor Yamaha Jupiter warna biru-hitam yang diduga digunakan saat beraksi.

Kini, keempat pelaku diamankan di Mapolsek Tebing untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi. (alrion)