Polda dan Pemprov Sumbar Terapkan One Way Jalur Padang-Bukittinggi Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran

Polda dan Pemprov Sumbar Terapkan One Way Jalur Padang-Bukittinggi Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran
Pemprov dan Polda Sumbar kembali lakukan one way di Jalur Padang-Bukittinggi saat lebaran (ilustrasi)

PADANG – Polda Sumbar dan Pemprov Sumbar kembali menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way pada jalur Padang-Bukittinggi untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani, mengungkapkan bahwa one way akan diterapkan pada 28 hingga 30 Maret untuk arus mudik dan 4 hingga 6 April untuk arus balik.

“Pada tanggal 31 Maret hingga 3 April jalur akan kembali normal. Namun, jika terjadi kepadatan, one way bisa diberlakukan kembali,” ujar Dedy seperti dikutip RRI Padang, Rabu (19/3/2025).

Mekanisme one way ini akan mengarahkan pengendara dari Padang melalui jalur lama via Padang Panjang dan pengendara dari Bukittinggi melalui jalur Malalak. Pemberlakuan one way ini dijadwalkan dari pukul 12.00 hingga 17.00 WIB setiap harinya.

BACA JUGA:  Penerbangan Super Air Jet Rute Jakarta-Pekanbaru Delay 2 Jam, Penumpang Terjebak di Pesawat Tanpa Penjelasan

Sementara itu, Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Agung Pranajaya, menjelaskan bahwa one way diberlakukan pada waktu yang diprediksi menjadi puncak kepadatan arus lalu lintas.

Tahun ini terdapat perbedaan dalam pengaturan jalur. Jika pada tahun lalu pengendara dari Padang menuju Bukittinggi melalui jalur Malalak, kali ini jalur tersebut dibalik.

“Pengendara dari Padang menuju Bukittinggi akan melewati Padang Panjang, sementara pengendara dari Bukittinggi menuju Padang akan melewati jalur Malalak,” ujar Agung.

Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Lebaran, Polda Sumbar juga mendirikan 83 posko yang tersebar di 19 kabupaten/kota di Sumbar. Sebanyak 2.183 personel akan dikerahkan dalam operasi ketupat selama 14 hari, mulai dari 26 Maret hingga 8 April 2025. Posko ini terdiri dari 46 pos pengamanan, 33 pos layanan, dan 3 pos terpadu.

BACA JUGA:  7 Tradisi Unik Lebaran di Indonesia: Dari Ngejot hingga Grebeg Syawal

“Posko-posko ini akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik,” tambah Agung. (r)