Jaringan Telkom di Pulau Burung Terganggu, Ini Langkah Pemulihannya

Tim teknis Telkom sedang melakukan pengukuran dengan OTDR dari Site Pulau Burung ke arah Tanjung Batu, untuk mengidentifikasi titik gangguan.

RIAU – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) tengah mengupayakan percepatan pemulihan layanan menyusul gangguan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Inter Island ruas Tanjung Batu – Pulau Burung. Gangguan terjadi pada Selasa (29/7) pukul 10.40 WIB, tepatnya pada segmen laut dengan kedalaman 8–10 meter, sekitar 6,7 km dari BMH Pulau Burung.

Akibat gangguan tersebut, terjadi penurunan kualitas layanan TelkomGroup di wilayah Pulau Burung.

General Manager Witel Riau, Susila Shane Sihombing, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Ia menegaskan, TelkomGroup saat ini tengah berupaya maksimal untuk mempercepat proses pemulihan.

BACA JUGA:  Pulau Burung Kembali Terhubung, Telkom Permanenkan Sambungan Kabel Laut

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan dan memastikan konektivitas pelanggan tetap terjaga dengan baik,” ujarnya dalam keterangan resmi, kemarin (31/7).

Sebagai langkah sementara, TelkomGroup telah melakukan pengalihan jalur (re-routing) layanan melalui jaringan radio microwave dengan kapasitas terbatas. Dengan langkah ini, layanan diharapkan tetap dapat digunakan meskipun dengan keterbatasan.

Tahapan pemulihan akan diawali dengan penyambungan kabel secara temporer, yang ditargetkan rampung pada 8 Agustus 2025. Selanjutnya, penyambungan secara permanen dijadwalkan selesai pada akhir Agustus 2025.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar seluruh proses pemulihan ini berjalan lancar. Telkom akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan,” demikian Susila. (dam)

BACA JUGA:  Ekspor Batam Mei 2024 Naik 7,50%: Kenaikan di Sektor Migas dan Nonmigas