BATAM – Isu kotak kosong pada Pilkada Kabupaten Lingga 2024 semakin mencuat. Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati M. Nizar – Novrizal telah berhasil meraih dukungan mayoritas partai politik, sehingga mempersulit kandidat lain untuk bersaing.
M. Nizar – Novrizal disebut telah mendapatkan rekomendasi dari NasDem, Demokrat, Golkar, Gerindra, PKB, dan PDIP, dengan total 22 kursi dari 25 kursi di DPRD Lingga, jauh melebihi syarat minimal 5 kursi.
Pasangan Alias Wello – Muhammad Ishak hanya memperoleh dukungan dari Perindo dan PKS, sehingga masih memerlukan tambahan 2 kursi.
Alias Wello (AWe) mengomentari isu kotak kosong ini saat ditemui di sekretariat DPP Perindo di Jakarta, Kamis (1/8/2024).
“Kecenderungannya mereka mempersiapkan agenda Pilkada melawan kotak kosong. Ini adalah suatu skenario pembodohan politik terhadap masyarakat,” ujar AWe.
Ady Indra Pawennari, yang dikenal dekat dengan AWe, tetap optimis pasangan Alias Wello – Muhammad Ishak dapat maju di Pilkada Lingga 2024.
Ia membandingkan situasi ini dengan Pilkada Bintan 2020, di mana AWe berhasil mendapatkan dukungan tambahan di saat-saat terakhir.
“Kita lihat saja sampai batas akhir pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lingga. Ada kejutan politik apalagi yang akan disuguhkan AWe di Lingga? Makanya, saya tak pernah yakin Pilkada Lingga akan lawan kotak kosong,” kata Ady. (*/r)






