Jadwal Lengkap Pendaftaran Calon Pilkada di Kepri: 3 Daerah Berpotensi Hadapi Kotak Kosong

KPU Batam Tetapkan 899.666 Pemilih dan 1.821 TPS untuk Pilkada 2024
KPU Batam telah menetapkan DPT dan jumlah TPS di Batam untuk Pilkada Kepri 2024, dan Batam (ilustrasi)

BATAM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi memulai proses pendaftaran calon Pilkada di seluruh Indonesia mulai hari ini, Selasa (27/8/2024). Pendaftaran akan berlangsung hingga Kamis (29/8/2024) pukul 00.00 WIB.

Di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Pilkada kali ini mencakup 1 pemilihan Gubernur dan 7 pemilihan Wali Kota serta Bupati.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, berikut adalah jadwal pendaftaran pasangan calon di Kepri:

Tanggal 27 Agustus 2024

Pilwako Batam: Pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, pukul 13.00 WIB
Pilbup Karimun: Pasangan Muhammad Firmansyah dan Eri Suandi, pukul 13.00 WIB
Pilbup Lingga: Pasangan M. Nizar dan Novrizal
Pilbup Natuna: Pasangan Wan Siswandi dan Rodhial Huda, pukul 09.00 WIB
Pilbup Anambas
: Pasangan Wan Zuhendra dan Amat Yani, pukul 10.00 WIB, serta pasangan Rusli Efendi dan Johari, pukul 13.00 WIB

BACA JUGA:  Kampanye Akbar Paslon ASLI Jelang Masa Tenang Diserbu Ribuan Simpatisan dan Pendukung

Tanggal 28 Agustus 2024

Pilgub Kepri: Pasangan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura, pukul 13.30 WIB, serta pasangan Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq, pukul 14.00 WIB
Pilbup Bintan: Pasangan Roby Kurniawan dan Deby Maryanti, pukul 10.00 WIB

Tanggal 29 Agustus 2024

Pilwako Tanjungpinang: Pasangan Rahmadan Rizha Hafizh, pukul 09.00 WIB, serta pasangan Lis Darmansyah dan Raja Ariza, pukul 13.00 WIB
Pilbup Natuna: Pasangan Cen Sui Lan dan Jarmin Sidik, pukul 10.00 WIB
Pilbup Anambas: Pasangan Dato Aneng dan Raja Bayu Febri, pukul 13.00 WIB

Sementara itu, pasangan Bhakti Lubis dan Raja Bahtiar di Pilkada Karimun belum menentukan waktu pendaftaran mereka di KPU.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad: Pilihan Kaum Muda Kepri dengan Program Unggulan dan Inovasi Ekonomi

Menariknya, dari daftar yang dikeluarkan KPU, terdapat tiga daerah yang berpotensi memiliki calon tunggal, yaitu Batam, Bintan, dan Lingga.

Jika hingga akhir masa pendaftaran tidak ada pasangan calon lain yang mendaftar, ketiga daerah ini akan menghadapi Pilkada melawan kotak kosong.

Situasi ini menambah dinamika politik di Kepri, di mana persaingan ketat masih mungkin terjadi meski calon tunggal dihadapkan pada tantangan melawan kotak kosong.

KPU dan masyarakat setempat kini menantikan hasil akhir pendaftaran dan perkembangan Pilkada selanjutnya. (dr)