BATAM – Masa kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kepulauan Riau (Kepri) hanya berlangsung selama dua bulan, dari 25 September hingga 23 November 2024. Mengingat waktu yang terbatas, pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kepri, H Muhammad Rudi dan H Aunur Rafiq, berkomitmen untuk memaksimalkan setiap hari kampanye yang ada.
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi-Rafiq, M Kamaluddin, mengungkapkan, “Kami prediksi akan ada kelompok masyarakat yang tak bisa ditemui secara langsung oleh pasangan Bapak H Muhammad Rudi dan Bapak H Aunur Rafiq.”
Ia menambahkan bahwa tim kampanye telah menyampaikan permohonan maaf dari kedua calon jika tidak semua warga dapat mereka temui secara langsung.
Sejak pendaftaran pasangan Rudi-Rafiq di KPU Provinsi pada 28 Agustus 2024, permintaan untuk kehadiran mereka di berbagai daerah telah banyak.
Beberapa daerah telah dikunjungi dalam rangka silaturahmi, namun Kamaluddin mengakui bahwa tidak semua daerah dapat dijangkau secara langsung.
“Oleh karena itu, kami telah membentuk tim relawan dan koordinator di setiap kabupaten/kota. Agar masyarakat tetap dapat berinteraksi dengan pasangan kami,” jelasnya.
Pada saat pencabutan nomor undian paslon yang dijadwalkan pada Senin (23/9), Tim Rudi-Rafiq akan membatasi jumlah tim yang hadir di Tanjungpinang.
Hanya paslon, tim koalisi partai pengusung dari Batam, serta perwakilan relawan dan simpatisan dari Tanjungpinang dan Bintan yang akan hadir.
Koordinator Jubir Tim Pemenangan Rudi-Rafiq, Candra Ibrahim, menambahkan bahwa jadwal keliling Kepri untuk pasangan Rudi-Rafiq sedang disusun dan akan diumumkan segera.
“Kami akan memastikan bahwa semua kabupaten dan kota akan dikunjungi. Di beberapa lokasi tertentu, koordinator relawan akan intensif berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, KPU Kepri akan melakukan penetapan paslon pada Ahad (22/9). Pencabutan nomor undian pada Senin (23/9), dan kampanye damai pada Selasa (24/9). Kampanye resmi pasangan Rudi-Rafiq akan dimulai pada Rabu (25/9).






