Pemko Kota Batam Targetkan Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 58 Ribu Siswa pada 2025

Pemko Kota Batam Targetkan Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 58 Ribu Siswa pada 2025
Pemko Batam menargetkan 58 ribu siswa dapat Program Makan Bergizi Gratis tahun ini (ilustrasi)

BATAM — Pemerintah Kota Batam menargetkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjangkau 58 ribu siswa dari tingkat TK hingga SMA/SMK pada 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan bahwa pada tahun ini program MBG belum dapat menjangkau seluruh siswa dan sekolah di Batam karena keterbatasan dapur umum sehat.

“Hasil rapat koordinasi dengan Gubernur, target pemerintah untuk 2025 adalah 19 persen dari total calon penerima manfaat,” kata Tri di Batam, Senin (13/01/2025).

Target 19 persen ini memproyeksikan sekitar 300 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD, TK, hingga SMA/SMK, akan menerima manfaat program ini. Penambahan jumlah sekolah yang dapat menerima program ini akan bergantung pada ketersediaan dapur umum yang siap beroperasi.

BACA JUGA:  Pemko Batam Perbarui Data Kependudukan, Warga Diminta Kumpulkan Kartu Keluarga

“Target di Batam, dengan 19 persen dari total calon penerima sekitar 300 siswa, penambahan dapur tergantung Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Tri.

Baru Ada 5 Dapur Umum

Saat ini, Kota Batam memiliki lima dapur umum sehat, terdiri dari satu dapur milik mitra BGN, satu dapur milik MBG di Makodim, dan tiga dapur hasil kemitraan BGN yang belum beroperasi karena kekurangan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Untuk mencapai target 58 ribu siswa, Batam membutuhkan total 20 dapur umum sehat MBG.

“Saat ini baru empat dapur mitra BGN dan satu dapur milik BGN. Masih kurang 15 dapur lagi. Nantinya, 15 dapur ini bisa dibangun melalui kemitraan antara pemerintah daerah dan BGN,” jelas Tri.

BACA JUGA:  Seleksi PPPK Tahap 1 di Batam Dikeluhkan Tenaga Honorer, Tuding Kebijakan Tidak Adil

Tri juga menambahkan bahwa BGN telah menyiapkan pembangunan 21 dapur umum sehat di seluruh Kepulauan Riau, yang akan dibiayai penuh oleh BGN, mulai dari pengadaan tanah, bangunan, hingga operasional.

“Dari 5.000 dapur yang direncanakan BGN se-Indonesia, Kepri mendapat alokasi 21 dapur. Namun, di Batam, kami kesulitan mencari lahan dekat sekolah. Dalam rapat koordinasi dengan gubernur, kami mengusulkan kemitraan dengan UMKM untuk mengatasi masalah lahan ini,” pungkas Tri.

Sebelumnya, Program Makan Bergizi Gratis di Kota Batam telah diluncurkan tahap awal dengan menyasar 3.294 siswa di empat sekolah, yakni SDN 003 Bengkong, SDN 006 Bengkong, SDN 010 Bengkong, dan SMPN 30 Batam.

BACA JUGA:  Pemko Batam dan Polda Kepri Gelar Operasi Ketupat Seligi 2025 untuk Pengamanan Idul Fitri

Program ini bertujuan meningkatkan kecerdasan dan gizi siswa, serta memperluas jangkauan ke sekolah swasta ke depannya. (r)