Komisi IV DPRD Batam Meminta Program MBG Harus Menjangkau Seluruh Siswa di 12 Kecamatan

Komisi IV DPRD Batam Meminta Program MBG Harus Menjangkau Seluruh Siswa di 12 Kecamatan
Komisi IV DPRD Batam meminta program MBG bisa diperluas hingga 12 kecamatan (ist)

BATAM – Komisi IV DPRD Kota Batam, Kepulauan Riau, mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat diperluas dan merata ke seluruh sekolah yang berada di 12 kecamatan di Batam. Saat ini, program MBG yang disalurkan melalui dapur umum sehat hanya beroperasi di Kecamatan Bengkong, dengan distribusi terbatas kepada empat sekolah di wilayah tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Asnawati Atiq, menyampaikan keprihatinannya terkait keterbatasan jangkauan program MBG yang hanya mencakup satu kecamatan.

“Saat ini, dapur umum yang beroperasi hanya berada di Kecamatan Bengkong, yang cakupan program masih terbatas,” ungkap Atiq di Batam, Sabtu (2/2/2025).

BACA JUGA:  Disdik Batam Kekurangan 15 Dapur Umum untuk Program Makanan Bergizi Gratis

Atiq berharap program ini dapat segera meluas ke 11 kecamatan lainnya di Batam, sehingga semua siswa/siswi di Kota Batam dapat merasakan manfaatnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar program ini dapat terlaksana dengan baik di seluruh sekolah yang ada di Batam, bukan hanya sebagai percontohan yang sedang berlangsung di beberapa sekolah.

Selain itu, Atiq menyarankan agar penyedia makanan bergizi dapat lebih menyesuaikan dengan selera siswa/siswi agar program ini lebih diterima dengan baik oleh anak-anak.

“Kami dari Komisi IV akan terus memantau dan memberikan masukan. Semoga program ini berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak kita,” ujarnya.

BACA JUGA:  Seleksi PPPK Tahap 1 di Batam Dikeluhkan Tenaga Honorer, Tuding Kebijakan Tidak Adil

Alasan Disdik Kota Batam

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan bahwa pembagian MBG saat ini masih dilakukan di empat sekolah di Kecamatan Bengkong. Sekolah itu adalah SDN 003 Bengkong, SDN 006 Bengkong, SDN 010 Bengkong, dan SMPN 30 Batam, dengan dapur umum sehat yang beroperasi hanya satu unit.

Meskipun demikian, Tri memastikan bahwa pelaksanaan program ini di empat sekolah tersebut berlangsung dengan baik dan lancar.

Sebelum melaksanakan program MBG, Disdik Batam juga melakukan pendataan riwayat siswa untuk memastikan keberhasilan program. Pendataan ini meliputi informasi tentang tinggi dan berat badan siswa, riwayat alergi, serta penyakit yang mungkin dimiliki oleh siswa, agar program MBG dapat disesuaikan dengan kondisi penerima.

BACA JUGA:  Disdik Batam Siapkan Wastafel di Sekolah untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis

“Tujuannya adalah agar ujung dari program makanan bergizi ini dapat diukur, apakah ada pengaruhnya terhadap kesehatan anak dan seterusnya,” jelas Tri.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesehatan anak-anak di Batam dapat terjaga dan mereka dapat tumbuh dengan lebih baik. (r)