Mahyeldi-Vasko Ruseimy Menang Telak Pilkada Sumbar 2024 di Padang, Raih 83,8% Suara

Mahyeldi-Vasko Ruseimy Menang Telak Pilkada Sumbar 2024 di Padang, Raih 83,8% Suara
Hasil pleno KPU Padang, Jumat (7/12/2024) menetapkan pasangan Mahyeldi-Vasco Ruseimy sebagai pemenang Pilkada Sumbar 2024 (dok pks)

PADANG – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dan Vasko Ruseimy, meraih kemenangan telak dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbar 2024.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang pada Jumat (6/12/2024), pasangan nomor urut 1 ini memperoleh 83,8 persen suara atau setara dengan 266.781 suara. Sementara itu, pasangan nomor urut 2, Epyardi Asda dan Ekos Albar, hanya meraih 16,2 persen suara atau 51.599 suara.

“Kami telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara untuk Pilkada Sumbar, dengan hasil paslon nomor urut 1 meraih 83,8 persen dan paslon nomor urut 2 meraih 16,2 persen,” ungkap Ketua KPU Padang, Dorri Putra, yang memimpin rapat pleno rekapitulasi suara tersebut.

BACA JUGA:  Mantan Ketua PWI Pusat Atal S. Depari Dilarang Masuk Kantor, Ketegangan Mewarnai Lantai 4 Gedung Dewan Pers

Hasil rekapitulasi ini akan dilanjutkan ke tingkat provinsi untuk dilakukan penghitungan ulang oleh KPU Sumatera Barat.

Pilkada Sumbar 2024 diikuti oleh dua pasangan calon. Mahyeldi, petahana yang juga Ketua DPW PKS Sumbar, berpasangan dengan Vasko Ruseimy, seorang kader partai Gerindra. Mereka mendapat dukungan dari PKS, Gerindra, Demokrat, PBB, dan Perindo.

Di sisi lain, pasangan nomor urut 2, Epyardi Asda, mantan Bupati Solok dan kader PAN, berpasangan dengan Ekos Albar, mantan Wakil Walikota Padang, yang juga berasal dari PAN. Pasangan ini didukung oleh PAN, Golkar, Nasdem, PDIP, Gelora, dan Partai Buruh.

BACA JUGA:  Artis Ibu Kota Ramaikan Kampanye ASLI di Sagulung, Amsakar Tawarkan Program Prioritas untuk Batam

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Mahyeldi dan Vasko Ruseimy dalam melanjutkan kepemimpinan mereka di Sumatera Barat. Ini juga kemungkinan besar akan memperkuat pengaruh PKS dan Gerindra di provinsi ini. (R)