BATAM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam tengah mendata untuk program makan siang gratis. Direncanakan lebih dari seribu sekolah, termasuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 987 sekolah telah terdaftar dalam program ini. Tujuan dari program ini menyediakan makanan bergizi dengan standar kebersihan yang ketat.
“Kami masih terus mendata, dengan target lebih dari seribu sekolah. Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang baik dengan makanan yang segar dan layak konsumsi.”
Program ini diharapkan dapat mendukung kesehatan dan perkembangan anak-anak, terutama bagi mereka dari keluarga kurang mampu. Serta sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan di Batam.
Implementasi program ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) yang akan menjadi panduan pelaksana di lapangan.
Program makan bergizi ini merupakan salah satu program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan rencana dimulainya pelaksanaan pada 2 Januari 2025 untuk siswa PAUD hingga SMP.
Anggaran sebesar Rp650 miliar telah dialokasikan dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD Kota Batam. Untuk jenjang SMA, pembiayaannya akan dialokasikan melalui APBD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Dengan kombinasi pendanaan dari APBD dan APBN ini, Disdik Kota Batam dan pihak terkait berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan program ini berjalan sesuai harapan, guna mendukung kualitas sumber daya manusia masa depan. (r)






