Telkom Perkenalkan Automa sebagai Startup Solusi Dekarbonisasi Industri Supply Chain

Telkom Perkenalkan Automa sebagai Startup Solusi Dekarbonisasi Industri Supply Chain
Telkom Indonesia perkenalkan startup Automa untuk mengurangi karbon industri supply chain (ilustrasi/dok telkom)

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mendukung startup Automa melalui program pembinaan Indigo.

Program ini memberikan dukungan pendanaan dan bimbingan untuk memanfaatkan teknologi dalam mengurangi jejak karbon di industri supply chain.

Automa, yang menjadi salah satu startup binaan Indigo, memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan industri supply chain.

Dengan menggunakan teknologi ini, Automa telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya hingga 15-20%, serta mengurangi emisi karbon.

Baca Juga:Pembelian Tiket Ferry di Batam dan Tanjung Uban Beralih ke Online: Mulai 21 Agustus 2024

BACA JUGA:  Bawaslu Kepri Tingkatkan Pengawasan Politik Uang Menjelang Pencoblosan Pilkada 2024

“Telkom berkomitmen untuk memerangi perubahan iklim dan membangun masa depan yang lebih sehat dengan memanfaatkan teknologi. Melalui program Indigo, kami secara aktif mendukung startup inovatif yang memiliki solusi nyata untuk mengurangi jejak karbon. Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih ramah lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Muhamad Fajrin Rasyid, Direktur Digital Bisnis Telkom dalam keterangan tertulis yang diterima kepricek.com, Jumat (16/8/2024).

Dukungan pendanaan dari Indigo, bagian dari Leap Telkom Digital, digunakan oleh Automa untuk mengembangkan produk dan layanan mereka. Solusi yang ditawarkan meliputi Transportation Management System yang menggunakan IoT untuk pelacakan armada secara real-time, optimasi rute, dan pengurangan emisi CO2.

BACA JUGA:  Cuaca Kota Batam Hari Ini: Hujan Ringan Pagi, Berawan Siang hingga Malam

Selain itu, Automa juga menyediakan layanan Carbon Tracking dan Energy Modelling untuk membantu perusahaan mencapai target pengurangan emisi karbon dan mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Telkom melalui program Indigo. Dukungan Telkom akan mempercepat pengembangan teknologi IoT kami dan mewujudkan supply chain yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” kata Alfonsus Arista Tefa, Founder Automa.

Program inkubasi Indigo, yang telah beroperasi sejak 2013, telah menginkubasi dan mengakselerasi lebih dari 200 startup digital lokal. Program ini merupakan bagian dari upaya Telkom untuk mendukung pertumbuhan startup Indonesia, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong ekonomi digital.

BACA JUGA:  Ustad Abdul Somad Klarifikasi Soal Isu Gubernur Riau Terjaring OTT KPK

Telkom juga berkomitmen pada pelestarian lingkungan dengan mendukung startup yang fokus pada teknologi hijau dan solusi dekarbonisasi. Untuk informasi lebih lanjut tentang produk dan layanan digital Telkom, kunjungi Leap Telkom Digital. (*/r)