BATAM – Komunitas Batam Folding Bike (BFB) berhasil memadukan dua aktivitas yang berbeda, sepeda dan musik, dalam kegiatan rutin mereka. Dukungan infrastruktur Batam yang memadai, seperti trotoar yang lebar dan banyaknya jalur sepeda, memungkinkan acara ini terlaksana dengan baik.
“Kami memadukan kegiatan ini untuk menunjukkan bahwa kota ini semakin ramah di malam hari. Untuk beraktivitas dengan beragam kreativitas. Olahraga berpadu dengan seni itu terapi yang paten,” kata Ketua BFB, Rizal Saputra, di Kantor Pos Batamcentre, Kota Batam, Selasa (23/7) malam.
BFB, yang didukung oleh Pos Indonesia, menggelar acara ini dengan tema “Melody on Our Wheels”. Kegiatan night ride (gowes malam) dipadukan dengan musik yang diisi oleh musisi Batam, Yan Gaboh. Yan, yang sering tampil di berbagai kafe, hotel, dan acara tertentu, membuka gowes malam dengan dua tembang.
Lebih dari dua puluh pesepeda kemudian menelusuri kawasan Batamcentre, berkeliling tidak lebih dari sepuluh kilometer, sebelum kembali lagi ke Kantor Pos yang buka hingga pukul 20.00 WIB. Di teras kantor pos, yang memang menyatu dengan trotoar lebar dan jalur sepeda, para pesepeda menikmati lantunan tembang penghangat suasana.
Acara ini juga dihadiri oleh Koordinator Bike To Work (B2W) Batam Haryoto, Ketua Batam Brompton Club Ipit Darmaji, Sekretaris REI Khusus Batam Indra Harianto, serta sejumlah pesepeda seperti Harry P Utomo. Dari pihak Kantor Pos Batamcentre, hadir M Yusuf Setiawan, Manager Penjualan Ritel dan Kemitraan, dan Mohammad Taufik, Asisten Manager Dukungan Umum dan Soltek. Selain itu, sejumlah goweser dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri seperti Harianto, Novianto, Dedi Suwadha, dan Syahrul juga ikut serta.
Menurut Rizal, biasanya aktivitas night ride hanya sekadar gowes saja, menelusuri berbagai lokasi di Batam seperti Nagoya atau Nongsa. Namun, kali ini mereka membuat kolaborasi menarik dengan musik untuk semakin menggairahkan aktivitas gowes, tidak hanya di siang hari, namun juga di malam hari.
Koordinator B2W, Haryoto, menambahkan bahwa perpaduan ini memadukan manfaat dua aktivitas tersebut, yaitu membangkitkan mood dan semangat para pesepeda. “Bersepeda di malam hari bisa mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Demikian juga mendengarkan musik, selain meningkatkan kualitas tidur, juga membangkitkan mood dan motivasi,” kata Haryoto.
Haryoto berharap manfaat-manfaat tersebut bisa diraih dari aktivitas “Melody on Our Wheels”, dengan tujuan utama memperluas jaringan silaturahmi, bertemu lagi dengan para goweser dan teman baru di antara rutinitas harian.
Rizal juga menyampaikan terima kasih kepada Pos Indonesia, Batamcentre, yang mendukung acara ini. Kolaborasi ini menghasilkan banyak manfaat bagi mereka yang hadir, termasuk satu bus pariwisata yang berhenti di kantor pos sebentar untuk menikmati momen ini.
Ke depan, Rizal menambahkan bahwa mereka akan mengkolaborasikan gowes malam dengan dunia kopi, dengan semangat “Ride For Coffee and Melody”. (*/r)






