DPRD Kepri Dukung Penganggaran Program Makanan Bergizi dalam APBD 2025

DPRD Kepri Dukung Penganggaran Program Makanan Bergizi dalam APBD 2025
DPRD Kepri mendorong penganggaran program Makanan Bergizi di APBD 2025 (ilustrasi)

TANJUNGPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan mendorong penganggaran program makanan bergizi dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepri tahun 2025.

Program ini merupakan janji kampanye pasangan Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam Pilkada lalu, yang kini menjadi program strategis nasional.

Ketua DPRD Kepri, Iman Setiawan, menegaskan bahwa program makanan bergizi harus diterapkan di tingkat daerah. DPRD akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepri untuk memastikan program ini dianggarkan secara tepat.

“Gubernur, wali kota, atau bupati terpilih harus mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk program ini,” ujar Iman seperti dikutip rri, Rabu (9/10/2024).

BACA JUGA:  Dukungan Masyarakat Tanjungpinang ke Muhammad Rudi Menguat Jelang Pilgub Kepri 2024

Ia menekankan pentingnya alokasi anggaran yang baik dan tepat sasaran agar program makanan bergizi ini dapat berjalan efektif di wilayah Kepri. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan dan nutrisi.

“Kami dari Fraksi Gerindra akan mendukung penuh. Tentunya nanti akan mendapat dukungan dari partai koalisi,” tambah Iman.

Selain itu, DPRD Kepri saat ini sedang fokus pada penyelesaian pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Salah satunya adalah komisi-komisi bagi 40 anggota dewan terpilih.

“Insyaallah dalam satu atau dua hari ke depan, pembentukan AKD akan selesai. Pasalnya,  pembicaraan sudah dilakukan sebelumnya,” jelas Iman.

BACA JUGA:  Marlin Agustina Dorong Kader Posyandu Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Batam

Sementara itu, pembentukan fraksi di DPRD Kepri telah selesai. DPRD Kepri terdiri dari tujuh fraksi. Lima fraksi utuh dan dua fraksi gabungan. Mereka siap bekerja sama untuk menyukseskan program-program strategis pemerintah pusat dan daerah. (r)