Kepri  

Gubernur Kepri Ansar Ahmad Berkomitmen Perjuangkan Nasib PTT yang Tidak Lulus PPPK

Rumor soal penunjukan 16 staf khusus Gubernur Kepri, Ansar, akhirnya menjadi nyata. Kamis (23/1) kemarin, nama yang menjadi staf khusus itu telah menerima SK pengangkatan dari Sekda Kepri, Adi Prihantara
Gubernur Ansar menunjuk 17 nama sebagai Staf Khusus Tim Percepatan Pembangunan Daerah (ist)

KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang belum berhasil lulus dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin apel perdana tahun 2025 bersama jajaran pejabat daerah, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri pada Senin (6/1/2025).

Dalam arahannya, Ansar Ahmad menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan pelayanan publik. Ia mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan berfokus pada percepatan pembangunan di tahun yang baru.

BACA JUGA:  Legislator Nasdem Desak Perbaikan Kinerja BUMD Kepri yang Gagal Capai Target

“Awal tahun 2025, kita harus bekerja lebih baik dan sungguh-sungguh untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks,” kata Ansar.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada PTT yang telah lulus ujian PPPK dan mengimbau mereka segera melengkapi kebutuhan administrasi untuk proses pengangkatan.

“Selamat kepada yang lulus ujian PPPK, persiapkan segala kebutuhan administrasinya,” ujarnya.

Bagi PTT yang belum berhasil lulus, Ansar berjanji akan memperjuangkan kesempatan mereka mengikuti ujian gelombang kedua dan mengajak mereka tetap bekerja dengan penuh dedikasi.

“Saya akan berjuang keras agar teman-teman dapat mengikuti kembali proses PPPK,” tegasnya.

Sebanyak 4.598 PTT di lingkungan Pemprov Kepri telah diusulkan untuk mengikuti ujian PPPK tahun 2024. Selain itu, Ansar menyatakan akan berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait status tenaga kesehatan, seperti dokter dan petugas puskesmas yang belum lulus ujian.

BACA JUGA:  DPRD Kepri Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Kebijakan Pemangkasan Anggaran di Daerah 3T

“Tenaga dokter yang kita tempatkan dari Provinsi akan segera diusulkan kembali. Anggaran untuk tahun 2025 sudah kami siapkan,” ungkap Ansar.

Ia menambahkan, banyak dokter yang telah mengabdi selama 5 hingga 10 tahun, dan pemerintah akan terus memperjuangkan hak mereka untuk mendapatkan status yang lebih baik.

Apel pagi tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugas sepanjang tahun.

Arahan Gubernur disambut antusias oleh para peserta, yang menganggapnya sebagai inspirasi untuk memulai tahun dengan semangat baru. (r)