BATAM – Kebaikan yang dirasa, bukan sekadar dikata. Itulah kesan yang disampaikan oleh tokoh agama Kota Batam terhadap H. Muhammad Rudi (HMR). Selama lebih dari 14 tahun, kebaikan HMR terasa nyata bagi para alim ulama di Batam.
Kebaikan itu terutama melalui kebijakan insentif bulanan yang ia perjuangkan sejak masih menjabat sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Kota Batam.
Kebijakan ini pertama kali diinisiasi oleh Rudi saat masih di DPRD, kemudian diteruskan saat dirinya menjadi Wakil Wali Kota Batam, dan berlanjut hingga kini ketika ia menjabat sebagai Wali Kota Batam.
Bahkan, sebagai calon Gubernur Kepulauan Riau, komitmen Rudi untuk mendukung tokoh agama tetap terlihat jelas.
Ustaz Deden Sirozuddin, perwakilan tokoh agama Kota Batam sekaligus Ketua Badan Musyawarah Guru Alquran (BMGQ) Batam, mengapresiasi kebijakan tersebut. Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan keberpihakan HMR terhadap tokoh agama di Batam.
“Insentif ini adalah kebijakan Pak Rudi dan ini bentuk perhatian beliau terhadap para tokoh agama,” ungkap Deden.
Para penerima insentif ini di antaranya adalah anggota Persatuan Mubalig Kota Batam (PMB) dan Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM).
Deden menambahkan bahwa kebijakan insentif ini sudah diperjuangkan sejak 2010, ketika HMR masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam.
Ia berharap kebijakan ini tidak hanya berlanjut, tetapi juga terus ditingkatkan di masa mendatang.
Deden mengingat bahwa pada awalnya, insentif yang diberikan hanya sebesar Rp150.000 per orang. Berkat kebijakan Rudi, jumlah tersebut telah meningkat secara signifikan hingga mencapai Rp1 juta per orang saat ini.
“14 tahun bukan waktu yang sebentar, dan ini bentuk perhatian nyata dari Pak Wali untuk para tokoh agama di Batam,” tutupnya.
Dengan kebijakan ini, HMR terus menunjukkan dukungan dan perhatian yang besar bagi para tokoh agama yang berperan penting dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat Kota Batam. (ris)






