Gong Pilkada Tanjungpinang Sudah Ditabuh: Pasangan Rahma dan Rizha Hafiz Sudah Bisa ‘Berlayar’

Gong Pilkada Tanjungpinang Sudah Ditabuh: Pasangan Rahma dan Rizha Hafiz Sudah Bisa 'Berlayar'
Pasangan Rahma dan Rizha sudah bisa berlayar menuju pentas Pilkada Tanjungpinang 2024 (ilustrasi)

TANJUNGPINANG – Gong ‘pertempuran’ Pilkada Kota Tanjungpinang 2024 telah dimulai dengan kehadiran pasangan Rahma dan Rizha Hafiz.

Pasangan ini resmi memasuki arena pemilihan Walikota Tanjungpinang setelah mendapatkan dukungan dari dua partai politik, yakni Nasdem dan PKS.

Rahma, mantan Wali Kota Tanjungpinang dan kader Partai Nasdem, bersama Rizha Hafiz, kader PKS, telah mengantongi rekomendasi dari kedua partai tersebut.

Nasdem memiliki 4 kursi di DPRD Tanjungpinang, sedangkan PKS memiliki 2 kursi. Sehingga total kursi yang mendukung pasangan ini mencapai 6 kursi atau 20 persen dari jumlah kursi DPRD yang diperlukan.

Rekomendasi dari Partai Nasdem diberikan pada 7 Juni 2024. Sementara dukungan dari PKS baru diterima pada 25 Juli 2024 melalui Surat Keputusan DPP PKS Nomor 629.5.7/SKEP/DPP-PKS/2024.

BACA JUGA:  Calon Gubernur Rudi Borong Jajanan PKL, Ajak Pendukung Berbagi Kebahagiaan di Tengah Hujan

Penyerahan SK dilakukan oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu di hadapan beberapa tokoh penting PKS, termasuk Ir Tifatul Sembiring dan H. Bakhtiar Lc, MA.

Hj. Ismiyati S.Pd.AUD, Ketua DPD PKS Tanjungpinang, menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk keyakinan terhadap visi dan integritas Rahma dan Rizha.

“Dukungan PKS untuk Rahma dan Rizha adalah bentuk kepercayaan kami terhadap komitmen mereka dalam membangun Tanjungpinang yang lebih baik dan berkeadilan,” ujar Hj. Ismiyati.

Rahma dan Rizha Hafiz menyambut baik dukungan ini sebagai langkah penting dalam perjalanan kampanye mereka. Mereka berjanji akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Serta berkomitmen untuk membawa perubahan nyata bagi warga Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Persaingan Memanas: Tiga Kandidat Siap Bertarung di Pilwako Tanjungpinang 2024

Kini, perhatian beralih pada kapan pasangan ini akan melakukan deklarasi resmi untuk Pilkada Tanjungpinang. Apakah akan ada tambahan dukungan koalisi menjelang pendaftaran yang dijadwalkan pada akhir Agustus mendatang. (*/dr)