TANJUNGPINANG – Rumor soal penunjukan 16 staf khusus Gubernur Kepri, Ansar, akhirnya menjadi nyata. Kamis (23/1) kemarin, nama yang menjadi staf khusus itu telah menerima SK pengangkatan dari Sekda Kepri, Adi Prihantara, dalam acara yang digelar tertutup di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.
Salah satu staf khusus yang ditunjuk, seorang praktisi yang enggan disebutkan namanya, mengonfirmasi bahwa jumlah tersebut mengalami penambahan dari 16 nama yang sebelumnya beredar.
“Jika sebelumnya ada 16 orang, kali ini jumlahnya bertambah menjadi 17. Nama Basyaruddin Idris menjadi tambahan terakhir dalam tim ini,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa para staf khusus ini akan bertugas mendampingi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Korpri Kepri, Yeni Trisia Isabella, membenarkan pelantikan tersebut.
“Pelantikan telah dilaksanakan oleh Sekda Provinsi Kepri. Total ada 17 nama yang tercantum dalam SK Gubernur,” ujar Yeni seperti dilansir batampos.
Yeni menyebutkan sebagian nama yang telah ditetapkan, di antaranya Sarafuddin Aluan, Nurdin Basirun, Mukhti, Nazaruddin, Ahmad Rivai, Hasriawadi, Suyono, Syarifah Normawati, dan Rini Fitrianti.
Selain itu, juga terdapat Angelinus, Mulia Rindo Purba, Endri Sanopaka, Bismar Aprianto, Oksep, Gunawan Satary, Suryani, dan Basyaruddin Idris.
Namun, pelantikan tersebut tidak dihadiri oleh semua anggota. “Salah satu yang tidak hadir dalam pelantikan adalah mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun,” ungkap Yeni.
Langkah Gubernur Ansar Ahmad membentuk tim ini menunjukkan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor di Kepulauan Riau.
Tim Percepatan Pembangunan Daerah diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program-program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. (r)






