Batam  

Pimpin Harkitnas, Amsakar: Kebangkitan Butuh Kerja Nyata

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Selasa (20/5).

BATAM — Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Selasa (20/5).

Dalam amanatnya, Amsakar menekankan, kebangkitan bangsa bukan sekadar slogan, tetapi memerlukan kerja nyata dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Batam.

Membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI, Amsakar mengingatkan, semangat kebangkitan nasional yang lahir sejak berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 harus terus dijaga dalam konteks kekinian.

BACA JUGA:  BP Batam Optimistis Investasi Capai Rp43,36 Triliun Hingga Akhir 2024

“Kebangkitan adalah proses panjang yang membutuhkan keberanian menjawab tantangan zaman,” ujar Amsakar.

Ia menyoroti berbagai tantangan global saat ini, mulai dari disrupsi teknologi, krisis pangan, ketegangan geopolitik, hingga ancaman terhadap kedaulatan digital. Dalam menghadapi itu semua, menurutnya, Indonesia tidak boleh menjadi penonton.

Amsakar menggarisbawahi, pemerintah terus mengambil langkah nyata, termasuk melalui program-program prioritas yang telah dijalankan di 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Beberapa di antaranya adalah Program Makan Bergizi Gratis bagi 3,5 juta anak, layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk lebih dari 777 ribu masyarakat, serta pembentukan Danantara Investment Agency untuk mengelola kekayaan nasional secara berdaulat.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Optimistis Mewujudkan Batam Kota Transhipment

Langkah lain yang menjadi sorotan adalah penguatan SDM melalui pusat pelatihan vokasi dan pendirian AI Centre of Excellence di Papua, serta regulasi baru untuk perlindungan anak di ruang digital lewat PP TUNAS.

“Semua kebijakan ini berpulang pada satu tujuan besar: membangun masa depan yang lebih adil dan benar-benar berpihak pada rakyat,” ucapnya.

Amsakar menyebut semangat kebangkitan nasional juga menjadi bagian dari arah pembangunan Kota Batam.

Pemko Batam, kata dia, terus menghadirkan program konkret yang menjawab kebutuhan masyarakat dan membuka akses menuju masa depan yang lebih baik.

“Kita ingin setiap warga merasakan kehadiran negara, dari pelayanan dasar hingga terbukanya peluang hidup yang lebih sejahtera,” tegasnya.

BACA JUGA:  Safari Maulid Nabi 1446 H: Amsakar Achmad Perkuat Hubungan dengan Warga Nahdliyyin

Di penghujung amanatnya, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kebangkitan nasional dengan semangat gotong royong yang konsisten.

“Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117. Mari bangkit bersama dengan kerja nyata demi Indonesia yang lebih kuat dan beradab,” demikian Amsakar. (ora)