Batam  

Menanam Cahaya lewat Aksara

Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka secara resmi kegiatan Gema Seni (Gemar Membaca Sejak Dini) di Atrium A One Batam Mall, Selasa (20/5/2025).

BATAM – Di tengah riuh Atrium A One Batam Mall, Selasa (20/5), Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka kegiatan Gema Seni 2025, akronim dari ‘gemar membaca sejak dini’. Sebuah ikhtiar menanam budaya membaca sedari kecil.

Dalam gema kata dan semangat literasi, Amsakar menyebut membaca bukan sekadar kebiasaan, tapi jalan membentuk karakter dan membuka cakrawala berpikir anak-anak Batam.

“Membaca membentuk mindset, menggugah pikiran, dan menyalakan semangat perubahan,” ujar dia.

Ia percaya, dari buku-buku yang dibaca sejak kecil, lahir generasi tangguh di Batam yang siap menatap masa depan.

Acara yang berlangsung hingga 22 Mei mendatang tak sekadar seremonial. Ini adalah gerakan menghadirkan buku ke ruang publik, dari sekolah hingga masjid, dari pangkuan ibu hingga gawai di tangan.

BACA JUGA:  Progres Rempang Eco-City, BP Batam : Pengerjaan Rumah Contoh Masuk Tahap Penyelesaian

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan Batam, Arman, menegaskan, yang penting bukan di mana membaca dilakukan, tapi bagaimana membaca dibiasakan.

Dengan Gema Seni, Batam menulis komitmen menyiapkan masa depan lewat aksara, menjadikan membaca sebagai cahaya yang tumbuh dari rumah, sekolah, sampai jalan hidup. (ora)