BPTD Kepri Imbau Masyarakat Tunda Perjalanan Laut Menggunakan RORO Akibat Cuaca Buruk

BPTD Kepri Imbau Masyarakat Tunda Perjalanan Laut Menggunakan RORO Akibat Cuaca Buruk
BPTD Kepri mengimbau warga Provinsi Kepri menunda perjalanan dengan naik kapal RoRo (ilustrasi/dr)

BATAM – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan laut, khususnya dengan kendaraan mobil menggunakan kapal RORO, untuk menunda keberangkatan mereka.

Hal ini dilakukan mengingat kondisi cuaca buruk yang melanda Kepulauan Riau dalam beberapa hari terakhir, yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

Kepala Seksi Lalu Lintas BPTD Kelas II Kepri, Fauzan, meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan perjalanan.

“Masyarakat mungkin dapat lebih bijak dengan keadaan cuaca. Kita hidup di kepulauan, di Kepri ini, masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca. Kalau bisa, jangan melakukan perjalanan jauh, biarkan musim sudah tenang baru melakukan perjalanan. Harus mawas diri untuk bisa melihat kondisi,” ujarnya dilansir RRI, Rabu (15/1/2025).

BACA JUGA:  BMKG Hang Nadim Batam Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob: Ini Wilayah yang Bakal Terdampak

Banyak Kapal Ditunda Berangkat

Fauzan juga mengungkapkan bahwa banyak laporan yang diterima dari pengguna kapal maupun kapten kapal yang melayani rute-rute penting, seperti Tanjung Uban – Natuna dan Tanjung Uban – Punggur, terkait dampak cuaca buruk.

Salah satu contohnya adalah penundaan perjalanan kapal menuju Natuna yang semula dijadwalkan pada 13 Januari, dan akhirnya harus ditunda hingga 16 Januari akibat himbauan dari BMKG dan ASDP. Kapal kini berada di Penagi.

Selain itu, Fauzan juga melaporkan bahwa kapal yang melayani rute Tanjung Uban – Punggur tidak dapat berlayar pada beberapa hari lalu akibat angin kencang dan arus laut yang sangat kuat.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Tanggapi Polemik Pembangunan Masjid di Central Hills Batam

“Kapal tidak bisa laju karena arus anginnya sangat kuat. Pemberangkatan Tanjung Uban ke Punggur, kapal sudah di Tanjung Sauh, akhirnya balik lagi ke Uban. Mereka diberangkatkan kembali besoknya pukul 6 pagi,” tutup Fauzan.

Masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan mengutamakan keselamatan dalam melakukan perjalanan laut. Terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (r)