Batam  

Gerakan Batam Peduli Bencana Sumatera Dimulai, Relawan Galang Dana untuk Korban

Batam menggelar aksi Penggalangan Dana Kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan diawali Apel Siaga Batam Peduli Bencana yang berlangsung di Simpang Gelael, Batamcentre, Sabtu (6/12/2025).

BATAM – Pemerintah Kota Batam secara resmi memulai menggelar Aksi Penggalangan Dana Kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini diawali Apel Siaga Batam Peduli Bencana yang dipusatkan di Simpang Gelael, Batamcentre, Sabtu (6/12/2025).

Apel dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Dalam amanatnya, Firmansyah menegaskan bahwa Batam selalu hadir memberikan empati dan solidaritas bagi daerah yang sedang tertimpa musibah.

“Kita bersimpati terhadap bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kota Batam akan terus berpartisipasi dan menunjukkan empatinya melalui aksi nyata bantuan kemanusiaan,” ujar Firmansyah.

BACA JUGA:  Survey Terbaru Indikator Politik: 68,5% Pemilih Batam Pilih Amsakar Achmad-Li Claudia

Ia juga mengingatkan para relawan untuk melakukan penggalangan dana secara santun dan terarah—tanpa paksaan serta tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Lakukan penggalangan dana dengan cara yang baik, tidak memaksa, memberikan pemahaman dengan tepat, dan tetap menjaga kelancaran lalu lintas,” tegasnya.

Firmansyah turut meminta para camat dan lurah menggali potensi dukungan masyarakat di wilayah masing-masing, termasuk melalui perangkat RT/RW, sehingga kontribusi yang terkumpul dapat mencapai hasil maksimal.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan organisasi relawan, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, Tagana, Pramuka, hingga Karang Taruna. Seluruh asisten, kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Batam juga hadir dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA:  KPU Batam: Pemilih Tanpa Formulir C Tetap Bisa Gunakan Hak Suara di Pilkada 2024

Gerakan ini menjadi bukti bahwa Batam tidak hanya responsif terhadap persoalan sosial, tetapi juga bersatu dalam solidaritas kemanusiaan, menguatkan saudara-saudara yang sedang menghadapi situasi sulit. (ora)