BATAM – Sektor pariwisata terus menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam, dengan kontribusi mencapai 24 persen.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga Agustus 2024 telah mencapai 826.000 orang, menandakan pemulihan yang signifikan setelah pandemi.
“Dalam empat bulan terakhir, rata-rata kunjungan mencapai 100.000 hingga 120.000 wisman per bulan. Progres ini sangat luar biasa,” ujar Ardi, Minggu (3/11/2024).
Ia optimistis bahwa Batam bisa mencapai target tahunan sebesar 1,5 juta wisman pada akhir tahun.
Meski kebijakan Visa on Arrival (VOA) sudah diterapkan, Ardi menekankan pentingnya pelonggaran akses bagi wisatawan dari negara-negara seperti Jepang, India, China, dan Korea Selatan untuk menggenjot angka kunjungan.
“Akses sangat menentukan, baik di darat, laut, maupun akses maya,” tambahnya seperti dikutip alurnews, Senin (4/11/2024).
Ardi juga menyoroti pentingnya amenitas atau fasilitas pendukung seperti hotel, tempat hiburan, restoran, dan wisata religi. Semuanya ini terus dibenahi untuk menarik lebih banyak wisatawan.
“Batam sekarang terus berbenah, menawarkan daya tarik yang semakin beragam,” jelasnya.
Selain akses dan fasilitas, atraksi atau event juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan pariwisata. Ardi mencatat bahwa berbagai event buatan, budaya, dan alam kerap menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Ia pun mencontohkan keindahan laut dan terumbu karang di Pulau Abang serta wisata goa di sekitar Jembatan 6 sebagai destinasi unggulan.
“Batam aman dan damai, menjadikan kota ini tempat yang nyaman untuk wisatawan,” tutup Ardiwinata. Dia menekankan aspek keamanan yang juga mendukung pariwisata. (r)






