Batam  

Indonesia Bangun Storage Energi di Pulau Nipah, Batam, Sebagai Bagian dari Cadangan Penyangga Energi 2030

Indonesia Bangun Storage Energi di Pulau Nipah, Batam, Sebagai Bagian dari Cadangan Penyangga Energi 2030
Pemerintah bakal menjadikan Pulau Nipah, Batam sebagai pusat penyimpanan cadangan energi (ilustrasi)

BATAM – Indonesia akan membangun fasilitas penyimpanan energi (storage) di Pulau Nipah, Kota Batam, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menyusun cadangan penyangga energi (CPE) hingga 2030. CPE ini mencakup penyimpanan minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM), dengan tujuan menjaga kestabilan pasokan energi selama 30 hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan hal tersebut usai konferensi pers Capaian Sektor ESDM 2024 di Jakarta pada Senin (3/2/2025).

“Kami sekarang lagi menyusun proses peraturan menteri (permen) mengenai itu. Kita akan bikin di Pulau Nipa untuk storage,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dipasangkan Tanjak dan Diberi Ulos, Bukti ASLI Diterima Semua Golongan

Pembangunan CPE ini juga sejalan dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pengolahan minyak dalam negeri.

Menurut Bahlil, pemerintah berencana membangun kilang minyak baru untuk mengolah minyak mentah menjadi produk siap pakai, yang diharapkan dapat menekan impor minyak yang saat ini mencapai 1 juta barel per hari.

“Kami sedang mempertimbangkan untuk membangun refinery baru di Indonesia. Ini supaya impor-impor kita ini jangan terlalu banyak,” kata Bahlil seperti dilansir mediaindonesia.

Namun, terkait lokasi pembangunan kilang, Menteri ESDM belum memberikan kejelasan apakah kilang tersebut akan dibangun di Pulau Nipa atau lokasi lain. “Lokasi refinery masih dalam pembahasan. Bisa di sana (Pulau Nipa), bisa tidak di sana,” ucapnya.

BACA JUGA:  Marlin Agustina Ajak Masyarakat Setokok Manfaatkan Pelatihan Pilah Sampah untuk Peningkatan Pendapatan

Dengan adanya proyek ini, diharapkan Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor minyak serta meningkatkan ketahanan energi nasional dalam menghadapi tantangan global di masa depan. (r)