BATAM – Data terbaru Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kota Batam, Kepulauan Riau, mencapai 1,29 juta jiwa pada 2024. Namun, tingkat pendidikan masih menjadi tantangan, dengan hanya 6,93% penduduk yang telah menamatkan pendidikan hingga perguruan tinggi pada pertengahan tahun ini.
Berdasarkan data per Juni 2024, proporsi penduduk dengan pendidikan D1 dan D2 hanya 0,31%, sedangkan lulusan D3 mencapai 1,79%. Sementara itu, lulusan S1 tercatat sebesar 4,6%, lulusan S2 sebanyak 0,21%, dan lulusan S3 hanya 0,012%.
Di tingkat pendidikan menengah, lulusan SMA mendominasi dengan 34,08% dari total penduduk. Sedangkan lulusan SMP dan SD masing-masing sebanyak 9,16% dan 7,77%.
Namun, yang menjadi perhatian adalah masih tingginya jumlah penduduk yang tidak/belum sekolah, yaitu 32,85% atau sekitar 425,21 ribu jiwa. Selain itu, sebanyak 9,21% penduduk Batam belum menyelesaikan pendidikan dasar (SD).
Berikut rincian jumlah penduduk Kota Batam menurut jenjang pendidikan per Juni 2024 dilansir databoks:
S3: 161 jiwa (0,012%)
S2: 2.761 jiwa (0,21%)
S1: 59,58 ribu jiwa (4,6%)
D3: 23,18 ribu jiwa (1,79%)
D1 dan D2: 4.072 jiwa (0,31%)
SMA: 441,21 ribu jiwa (34,08%)
SMP: 118,55 ribu jiwa (9,16%)
Tamat SD: 100,58 ribu jiwa (7,77%)
Belum Tamat SD: 119,23 ribu jiwa (9,21%)
Tidak/Belum Sekolah: 425,21 ribu jiwa (32,85%)
Tingginya jumlah penduduk yang tidak/belum sekolah menjadi tantangan bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Upaya seperti peningkatan akses pendidikan, program beasiswa, dan pelatihan keterampilan diharapkan dapat menjadi solusi untuk memperbaiki angka partisipasi pendidikan di Kota Batam. (r)






