BATAM – Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) terpilih, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura, dijadwalkan untuk dilantik pada 6 Februari 2025 di Jakarta. Pelantikan ini akan berlangsung secara serentak dengan pasangan calon kepala daerah lainnya yang tidak memiliki sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Priyo Handoko, mengonfirmasi informasi ini dan menyampaikan bahwa keputusan tersebut berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bawaslu, dan KPU.
“Pelantikan akan dilakukan pada tanggal 6 Februari,” ujarnya.
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini akan menjadi momen penting bagi para kepala daerah terpilih di Indonesia, termasuk Ansar-Nyanyang sebagai pemimpin Kepri untuk periode 2025-2030.
Meskipun teknis pelaksanaan pelantikan belum sepenuhnya diketahui, Priyo memastikan bahwa proses tersebut akan berlangsung serentak.
Selain pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, ada juga pelantikan kepala daerah lainnya di Kepri, yakni Wali Kota Tanjungpinang, Bupati Karimun, Bupati Natuna, dan Bupati Anambas.
“Di Kepri, ada lima kepala daerah yang akan dilantik, sedangkan sisanya masih menunggu hasil sengketa di MK,” kata Priyo.
Dengan pelantikan ini, Ansar-Nyanyang akan resmi memimpin Kepri untuk lima tahun ke depan, dan diharapkan dapat membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi masyarakat Kepri. (r)






