BATAM – PT PLN Batam kembali menambah daftar prestasinya di bidang keberlanjutan. Perusahaan listrik di Kota Batam itu meraih Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2025 berkat berbagai inovasi ramah lingkungan dan sosial.
Ajang nasional yang digagas PT Sucofindo sebagai bagian dari IDSurvey ini memberikan penghargaan kepada 178 pelaku usaha dan 56 local hero atas upaya mereka menjawab tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi masa depan. Acara berlangsung di Jakarta Selatan dan dibuka oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Diaz Hendropriyono, pada Selasa, 23 September 2025.
Project Coordinator PROPER PT Sucofindo, Retno Suryani, mengatakan apresiasi diberikan kepada pelaku usaha yang inovasinya sejalan dengan kebijakan strategis pemerintah. “Kami menekankan orisinalitas, keberlanjutan, serta keterlibatan masyarakat,” ujarnya.
Berbeda dengan penghargaan lingkungan konvensional, ENSIA menyoroti solusi nyata seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, konservasi sumber daya, hingga penerapan ekonomi sirkular. Fokusnya adalah mendorong keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyebut penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis berkelanjutan. “Kami percaya inovasi, mulai dari efisiensi energi hingga pemberdayaan masyarakat, adalah bagian penting menuju Net Zero Emission,” kata Kwin Fo.
Ia menambahkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan PLN Batam dan dukungan para pemangku kepentingan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menciptakan inovasi yang orisinal, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya. (rls)






