BATAM – Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura resmi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) periode 2025-2030 setelah memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pasangan ini memperoleh 450.109 suara atau 56,06 persen, mengungguli pasangan Muhammad Rudi-Aunur Rofiq yang memperoleh 367.367 suara.
Ansar dan Nyanyang dijadwalkan akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 bersama dengan kepala daerah lainnya. Dengan terpilihnya kembali Ansar, ia melanjutkan kepemimpinannya di Kepri untuk periode kedua.
Profil Gubernur Kepulauan Riau Terpilih
Ansar Ahmad lahir pada 10 April 1964 di Kijang Kota, Bintan Timur, Kabupaten Kepulauan Riau. Ia merupakan anak keempat dari lima bersaudara, putra dari pasangan Abdul Ahad dan Ijah. Saat ini, Ansar menjabat sebagai Gubernur Kepulauan Riau dan kembali dipercaya untuk periode 2025-2030.
Ansar menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Riau sebelum mengawali karier sebagai pegawai di Kantor Pendapatan Daerah Kepulauan Riau. Setelah beberapa kali promosi, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Ekonomi di Kepulauan Riau.
Karier politiknya dimulai ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Kepulauan Riau pada tahun 2000. Setelah Bupati Huzrin Hood dicopot oleh Mahkamah Agung pada 2003, Ansar ditunjuk sebagai Penjabat Bupati. Ia kemudian menjabat sebagai Bupati Bintan selama dua periode (2005-2010 dan 2010-2015).
Pada Pilgub Kepri 2015, ia maju sebagai calon Wakil Gubernur mendampingi Soerya Respationo, tetapi gagal. Namun, pada Pemilu 2019, Ansar berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari dapil Kepri. Pada 2020, ia mengundurkan diri untuk kembali bertarung di Pilgub Kepri dan akhirnya terpilih sebagai Gubernur untuk periode 2021-2024.
Profil Wakil Gubernur Kepulauan Riau Terpilih
Nyanyang Haris Pratamura lahir di Garut, Jawa Barat, pada 1 Desember 1974. Ia merupakan anak tertua dari enam bersaudara.
Pada tahun 1998, Nyanyang merantau ke Batam dan mengawali karier sebagai pengusaha sebelum terjun ke dunia politik pada 2014. Ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Batam periode 2014-2019, lalu melanjutkan kiprahnya sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada 2019.
Pada Pemilu 2024, ia kembali maju sebagai anggota DPRD Kepri dan berhasil mempertahankan kursinya. Namun, menjelang Pilkada Kepri 2024, Partai Gerindra menunjuknya sebagai calon Wakil Gubernur mendampingi Ansar Ahmad.
Pasangan ini akhirnya memenangkan Pilgub Kepri dan akan segera dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau periode 2025-2030. (r)






