BATAM — Dua korban hilang dalam peristiwa tanah longsor yang terjadi di Perumahan Tiban Koperasi, Batam, Kepulauan Riau, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Senin (13/1/2025). Kedua korban tersebut, yakni Mujadi dan Sukarni, merupakan warga Blok S27A di kawasan tersebut.
Proses pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan menggunakan alat berat berupa ekskavator dan anjing pelacak berhasil menemukan kedua jenazah pada Senin pagi (13/1).
Sementara itu, dua korban lainnya, Doni Aprianto dan istrinya Linda Luciana, yang merupakan penghuni Blok S28A, masih dalam pencarian.
Ketua RT04/RW07 Heriawan menceritakan, pada saat kejadian, dirinya yang sedang berada di rumah mendengar teriakan dari warga yang melaporkan adanya rumah yang terkena longsor.
“Ada pemilik rumah yang paling ujung manggil-manggil saya, katanya rumah di sebelahnya kena longsor,” ujarnya.
Bersama warga lainnya, Heriawan segera menuju lokasi kejadian.
“Untuk Blok S27A, suami istri meninggal, tapi anak-anaknya berhasil kami evakuasi. Anak-anak sempat terjepit saat kami evakuasi, ada luka-luka juga,” katanya.
Sebanyak lima orang korban lainnya yang berhasil selamat saat ini telah dirawat di Rumah Sakit BP Batam.
Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, yang memimpin proses evakuasi mengungkapkan bahwa hingga pagi hari, pencarian dua korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan.
Tim gabungan dari Basarnas, Satpol PP, dan pihak pemerintah setempat masih bekerja keras di lokasi kejadian.
“Prioritas kami adalah menyelamatkan warga yang terdampak. Kami juga mengamankan lokasi untuk mencegah longsor susulan,” ujar Kompol Benhur.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi longsor susulan di kawasan tersebut. (r)






