BATAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca di wilayah Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Batam, akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan. Potensi hujan disertai kilat dan angin kencang disebabkan oleh kondisi atmosfer yang tidak stabil, dipicu oleh adanya belokan angin (shearline) dan daerah konvergensi di wilayah Kepri.
“Cuaca akan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Rizki, Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, pada Jumat (4/4/2025).
Hujan diperkirakan akan turun sepanjang hari, mulai pagi, siang, malam, hingga dini hari, di sebagian besar wilayah Kepri. Di Batam, cuaca cenderung berawan dengan hujan ringan yang diperkirakan terjadi pada malam hingga dini hari. Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan 1–11 km/jam.
Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di Tanjungpinang dan Bintan, dengan arah angin dari barat dan barat daya berkecepatan 1–10 km/jam. Sementara itu, Karimun dan Lingga akan mengalami hujan ringan pada malam hingga dini hari, dengan angin bertiup dari barat laut dan selatan dengan kecepatan 2–13 km/jam dan 2–9 km/jam.
Di Natuna, hujan ringan diperkirakan turun sejak pagi hingga siang, kemudian cuaca berawan. Angin di Natuna bertiup dari timur laut dengan kecepatan 8–12 km/jam.
Di Anambas, cuaca diperkirakan berawan sepanjang hari, dengan arah angin dari utara berkecepatan 2–10 km/jam.
Secara keseluruhan, cuaca di Kepulauan Riau akan didominasi oleh kondisi berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang, terutama pada malam hingga dini hari. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celsius.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama para pelaut dan pengguna transportasi laut yang rentan terdampak oleh gelombang dan angin kencang. Masyarakat diharapkan untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini melalui aplikasi BMKG di smartphone mereka. (R)






