Pendidikan
Beranda » Sekolah Rakyat Rempang Ditargetkan Rampung 2028

Sekolah Rakyat Rempang Ditargetkan Rampung 2028

Rombongan BP Batam bersama sejumlah pejabat terkait meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, Batam. Sekolah yang diprioritaskan bagi anak-anak keluarga prasejahtera ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 18,5 hektare dan ditargetkan rampung pada 2028. (Foto: Dok. BP Batam)

BATAM – Anak-anak dari keluarga prasejahtera di Batam bakal mendapat kesempatan menikmati pendidikan gratis melalui Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang. Dibangun di atas lahan seluas 18,5 hektare, sekolah terpadu ini ditargetkan rampung pada 2028 sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Badan Pengusahaan (BP) Batam kini tengah menuntaskan berbagai persyaratan administrasi dan teknis sebelum pembangunan fisik dilaksanakan secara bertahap.

Program strategis nasional yang mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperluas akses pendidikan, tetapi juga mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tengah perkembangan industri dan teknologi.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah pesatnya kemajuan industri,” ujar Amsakar, Minggu (2/8/2026).

Polita Buka Jalan Wartawan Kepri Kuliah D4 Lewat Beasiswa

Menurutnya, sekolah yang dibangun di atas lahan Hak Pengelolaan (HPL) BP Batam tersebut dirancang sebagai kawasan pendidikan terintegrasi. Berbagai kegiatan pembelajaran, pembentukan karakter, pengembangan bakat, dan peningkatan keterampilan akan berlangsung dalam satu kawasan.

BACA JUGA:  Ke 3 Kali Ustadz Abdul Somad Dilantik Sebagai Profesor: Kali Ini di Universitas Islam Melaka

Sekolah ini juga akan dilengkapi sarana dan prasarana modern guna mendukung proses pendidikan secara menyeluruh.

Amsakar menjelaskan, persiapan pembangunan saat ini mencakup penyelesaian Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Sementara itu, pekerjaan awal di lapangan difokuskan pada pemagaran kawasan serta pengendalian dan pencegahan potensi banjir.

BP Batam memastikan seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai ketentuan agar pelaksanaan pembangunan tidak menghadapi kendala hukum maupun teknis.

Mimpi Anak Rempang Bersemi di Sekolah Merah Putih

“Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar bagi pembangunan Batam, khususnya dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini diharapkan membuka peluang bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi agar memperoleh pendidikan berkualitas,” tambahnya.

BACA JUGA:  Disdik Batam Kekurangan 15 Dapur Umum untuk Program Makanan Bergizi Gratis

Dalam proses persiapan, BP Batam juga mengedepankan komunikasi yang humanis dengan masyarakat sekitar kawasan pembangunan.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

Amsakar menegaskan, pembangunan fisik baru akan dilaksanakan secara bertahap setelah seluruh persyaratan perizinan dan teknis dipenuhi.

“Kami tidak ingin pembangunan dimulai tanpa seluruh aspek hukum dan teknis dipastikan selesai. Dengan begitu pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan mematuhi regulasi yang ada. Karena sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi Batam dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa mendatang,” pungkasnya.

Poltek Al-Qur’an Negeri Diusulkan sebagai Upaya Negara Tingkatkan Mutu Guru PAI

Siapkan Generasi Emas 2045

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai Sekolah Rakyat Merah Putih akan memberikan kontribusi penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

BACA JUGA:  Disdik Batam Siapkan Makan Siang Gratis untuk 987 Sekolah, Anggaran Rp650 Miliar

Menurutnya, penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Selain pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan akademik, sekolah tersebut juga akan memberikan perhatian terhadap pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguasaan keahlian dan keterampilan praktis.

Pembekalan keterampilan dinilai penting agar peserta didik memiliki daya saing ketika memasuki dunia kerja, terutama di tengah perkembangan industri dan teknologi yang semakin pesat.

“Pemerintah ingin agar anak-anak dari keluarga prasejahtera juga mendapat pendidikan yang layak. Sehingga, mereka mendapat bekal yang mumpuni dalam menghadapi tantangan kompetensi di dunia kerja,” pesan Li Claudia.

Melalui pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, BP Batam berharap semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan pendidikan berkualitas tanpa terbebani biaya.

Program ini sekaligus diharapkan menjadi salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Batam dalam jangka panjang. (dik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement