Batam
Beranda » BP Batam Siapkan Rp2,44 Triliun untuk Pacu Investasi dan Infrastruktur pada 2027

BP Batam Siapkan Rp2,44 Triliun untuk Pacu Investasi dan Infrastruktur pada 2027

BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyampaikan rencana kerja dan anggaran tahun anggaran 2027 dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (31/8/2026).

RDP tersebut dihadiri Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, didampingi para anggota/deputi BP Batam beserta jajaran.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra itu, BP Batam memaparkan arah pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam pada 2027. Tema yang diusung adalah “Percepatan Pertumbuhan Investasi melalui Pengembangan Kawasan yang Inklusif dan Infrastruktur Modern”.

BACA JUGA:  Pilkada Batam 2024: Pasangan Nuryanto-Hardi Daftar di Hari Terakhir, Batam Tak Lagi Lawan Kotak Kosong

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan, pagu anggaran BP Batam pada 2027 ditetapkan sebesar Rp2,44 triliun, sama dengan pagu indikatif sebelumnya.

“Pagu anggaran BP Batam tahun 2027 sama dengan pagu indikatif, yaitu sebesar Rp2,44 triliun,” ujar Amsakar dalam RDP tersebut.

Batam Siapkan 512 Lampu Jalan, Akses Melcem Rampung Dibangun

Menurutnya, terdapat rekomposisi anggaran sebesar Rp131,26 miliar yang telah disetujui Komisi VI DPR RI dalam RDP pada 17 Juni 2026. Rekomposisi ini untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan baru serta pembangunan infrastruktur penunjang investasi di KPBPB Batam.

“Secara keseluruhan, pagu anggaran BP Batam tahun 2027 akan dialokasikan melalui dua program utama, yakni Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis,” jelas Amsakar.

BACA JUGA:  Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

Sementara itu, target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) BP Batam pada 2027 ditetapkan sebesar Rp2,44 triliun, bersumber dari unit-unit penghasil dan badan usaha di lingkungan BP Batam.

Tiga kontributor terbesar PNBP BP Batam ditargetkan berasal dari Direktorat Pengelolaan Pertanahan, Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Pengelolaan Limbah, serta Direktorat Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dan arahan dari pimpinan dan seluruh anggota Komisi VI agar pelaksanaan program tahun 2027 dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan KPBPB Batam, masyarakat, dan perekonomian nasional,” kata Amsakar.

Sempat Mati Listrik, Mengapa Tagihan November Tetap Tinggi? Ini Penjelasan PLN Batam

Pada akhir pertemuan, Komisi VI DPR RI menerima penjelasan terkait pagu anggaran BP Batam tahun anggaran 2027 sebesar Rp2,44 triliun.

BACA JUGA:  Filosofi Matahari Pagi & Spirit Accumulated Advantage: MPI Kepri Dilantik

“Terima kasih kepada Kepala BP Batam, Wakil Kepala BP Batam, beserta jajaran yang telah menyusun anggaran ini dengan baik agar dapat dioptimalkan pada tahun 2027 mendatang,” ujar Andre Rosiade menutup rapat. (ora)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement