Ekonomi
Beranda » Telkom Catat Laba Rp11 Triliun, Transformasi Digital Berbuah Positif

Telkom Catat Laba Rp11 Triliun, Transformasi Digital Berbuah Positif

Wakil Dirut Telkom Muhammad Awaluddin bersama Seno Soemadji, Honesti Basyir, dan Daru Mulyawan pada Public Expose Live 2025, Jumat (12/9).

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat fondasi bisnis di tengah perjalanan transformasi digital. Hingga paruh pertama 2025, perseroan membukukan pendapatan Rp73 triliun, dengan laba bersih Rp11 triliun dan margin laba 15 persen.

Wakil Direktur Utama Telkom, Muhammad Awaluddin, dalam Public Expose 2025 di Jakarta, Jum’at (12/9), menyebut perusahaan menjalankan strategi jangka panjang untuk menjadi World-Class Digital Ecosystem Enabler.

“Telkom memantapkan langkah transformasi melalui empat pilar strategis, mulai dari unlocking value portofolio infrastruktur digital, transisi menjadi strategic holding, peningkatan keunggulan operasional, hingga efisiensi modal,” ujar Awaluddin.

BACA JUGA:  Iftar Gemilang di Nongsa Point Marina Dibuka Meriah, 600 Pengunjung Hadiri Hari Perdana

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menambahkan, pemanfaatan aset fiber melalui Infranexia masih memiliki ruang pertumbuhan besar. Saat ini, utilisasi jaringan baru 40 persen.

“Ke depan, Infranexia bukan hanya aset infrastruktur, tetapi platform pertumbuhan yang vital bagi fiberisasi Indonesia,” ujarnya.

Perkuat Pengalaman Pelanggan, Telkom Tampilkan OCA Berbasis AI

Telkom juga mengembangkan inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) melalui Telkomsel, dengan strategi bundling dan cross-selling layanan broadband.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, menargetkan penambahan 800 ribu hingga 1 juta pelanggan fixed broadband tahun ini.

BACA JUGA:  Bangun Ekonomi Digital Hijau, Telkom Perkuat Pilar ESG

“Sampai Juni 2025, sudah bertambah 449 ribu pelanggan sehingga total mendekati 10 juta,” katanya.

Sementara itu, Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir, mengungkapkan pendapatan semester I turun 3 persen akibat pelemahan makroekonomi dan pergeseran strategi bisnis.

Namun, profitabilitas tetap terjaga dengan EBITDA Rp36,1 triliun dan margin 49,5 persen. Belanja modal juga lebih efisien, turun menjadi 13 persen dari total pendapatan dibanding 15,5 persen tahun lalu.

BP Batam Ajak Pelaku Usaha Ikut Sensus Ekonomi 2026

“Dengan posisi margin EBITDA saat ini, Telkom berada di jalur yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang dan memberi nilai optimal bagi pemangku kepentingan,” ujar Honesti. (dam)

BACA JUGA:  Harga BBM Pertamina Naik Mulai 1 Januari 2025, Ini Daftar Harga di Batam dan Kepri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Rumah Tak Sempurna

Berita Terbaru


Rumah Tak Sempurna





× Advertisement
× Advertisement