Headline News Kepri
Beranda » Partisipasi Pemilih di Pilgub Kepri 2024: Batam Terendah, Natuna Tertinggi

Partisipasi Pemilih di Pilgub Kepri 2024: Batam Terendah, Natuna Tertinggi

Partisipasi Pemilih di Pilgub Kepri 2024: Batam Terendah, Natuna Tertinggi
Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo, mengungkapkan bahwa partisipasi pemilih pada Pilgub Kepri 2024 hanya mencapai sekitar 45 persen (ist)

TANJUNGPINANG – Tingkat partisipasi masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada Serentak 2024 masih tergolong rendah.

Dari 1.559.727 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya 54 persen atau sekitar 851.739 pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak suara mereka.

Namun, dari jumlah pemilih yang hadir, sekitar 34.253 suara dinyatakan tidak sah, yang berkontribusi pada penurunan tingkat partisipasi secara keseluruhan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Indrawan Susilo, mengungkapkan bahwa partisipasi pemilih pada Pilgub Kepri 2024 hanya mencapai sekitar 45 persen.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Dengar Aspirasi Warga Batam: Komitmen untuk Kesejahteraan Bersama

“Memang ada penurunan dibandingkan Pemilu sebelumnya yang mencapai partisipasi 77 persen,” ujar Indrawan usai Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilgub Kepri, Minggu (8/12).

Forum Pimred PWI Kepri Soroti Rp47,38 Miliar Belanja Makan-Minum Pemprov Kepri

Indrawan menyebutkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya partisipasi adalah cuaca buruk, khususnya hujan yang mengguyur saat hari pencoblosan berlangsung.

Meskipun demikian, KPU Kepri berencana untuk melakukan evaluasi terhadap semua aspek terkait, guna meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada selanjutnya.

Distribusi Partisipasi di Setiap Daerah

Rincian partisipasi menunjukkan bahwa tingkat partisipasi tertinggi terjadi di Kabupaten Natuna, dengan persentase 83,9 persen.

BACA JUGA:  Muhammad Rudi Tegaskan Pembangunan Batam Harus Terus Berlanjut Demi Kemajuan Kepri

Sementara itu, Kota Batam tercatat sebagai daerah dengan tingkat partisipasi pemilih terendah, yaitu hanya 49 persen.

“Meski sudah dilakukan sosialisasi semaksimal mungkin oleh KPU Kepri dan kabupaten/kota, partisipasi pemilih tetap kembali pada kesadaran masyarakat untuk menyalurkan hak suara mereka,” tambah Indrawan.

Tiga Surat Tak Berbalas, Gubernur Ansar Akhirnya Tak Diundang

KPU Kepri juga mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan evaluasi terhadap distribusi C6 (surat undangan) kepada pemilih untuk memastikan agar surat undangan tersebut sampai ke tangan pemilih dengan lebih baik di masa depan.

Hasil Rekapitulasi Suara Pilgub Kepri 2024

BACA JUGA:  Tak Ingin Kepri Stagnan, Warga Lingga Pilih Rudi-Rafiq untuk Perubahan

Dalam Pilgub Kepri 2024, pasangan calon (paslon) Ansar-Nyanyang berhasil meraih 450.109 suara, sementara paslon Rudi-Rafiq memperoleh 367.357 suara.

KPU Kepri telah menetapkan hasil perhitungan suara ini, dan kini fokus pada langkah-langkah evaluasi untuk meningkatkan partisipasi pada Pemilu atau Pilkada yang akan datang. (ris)

PWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah, Hormati Suasana Duka Batam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement