Batam
Beranda » Polemik Nama Flyover Laksamana Ladi Berakhir, BP Batam Kembalikan ke Nama Semula

Polemik Nama Flyover Laksamana Ladi Berakhir, BP Batam Kembalikan ke Nama Semula

Polemik Nama Flyover Laksamana Ladi Berakhir, BP Batam Kembalikan ke Nama Semula
Kepala BP Batam Muhammad Rudi akhirnya mengembalikan nama flyover yang baru diresmikan ke nama awal, Flyover Sungai Ladi (foto dr)

BATAM – Setelah perdebatan panjang, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, akhirnya memutuskan untuk mengembalikan nama flyover yang baru diresmikan pada 31 Desember 2024 ke nama semula, yakni Flyover Sungai Ladi.

Keputusan ini diambil setelah adanya polemik terkait penamaan flyover tersebut, yang sempat memicu kontroversi di kalangan masyarakat Batam.

Flyover yang memiliki panjang 120 meter dan lebar 10,5 meter ini, kini secara resmi akan dikenal dengan nama “Flyover Sungai Ladi” ke depannya.

Dalam keterangan yang disampaikan, Rudi mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan saran dari tokoh-tokoh masyarakat serta tetua setempat.

BACA JUGA:  KPU Tetapkan Jadwal Pilkada Serentak 2024, Pendaftaran Calon di Batam Dimulai 27 Agustus

“Pertama-tama, saya memohon maaf atas apa yang telah terjadi. Saya juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Batam yang telah mendukung pembangunan Flyover Sungai Ladi,” ujar Rudi.

PLN Batam Pastikan Kompensasi Pelanggan Masuk Tagihan Berikutnya

Meskipun ada pro dan kontra terkait penamaan flyover ini, Rudi menegaskan bahwa Flyover Sungai Ladi tetap akan menjadi simbol identitas Batam.

Ia juga berharap kehadiran flyover ini akan memberikan manfaat signifikan terhadap mobilitas masyarakat dan membantu mengurangi kemacetan di kota Batam. Serta mendukung infrastruktur untuk menarik investasi.

“Kami berharap keputusan ini dapat diterima oleh semua pihak guna menjaga situasi kondusif Batam yang kita cintai,” tutup Rudi.

BACA JUGA:  KM Kelud Layani 21.702 Penumpang selama Periode Mudik Natal 2024, Puncak Arus Diprediksi Tanggal 26 Desember

Polemik mengenai penamaan flyover ini dimulai setelah BP Batam memberi nama Flyover Laksamana Ladi. Nama ini merujuk pada seorang tokoh penguasa lautan Melayu.

Namun, nama tersebut ternyata tidak tercatat dalam dokumen sejarah maupun cerita rakyat yang dikenal masyarakat Batam, yang akhirnya menimbulkan kontroversi. (r)

Alhamdulillah, Listrik Batam Hidup lagi, Penormalan Berlangsung Bertahap

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement