Batam
Beranda » Sempat Mati Listrik, Mengapa Tagihan November Tetap Tinggi? Ini Penjelasan PLN Batam

Sempat Mati Listrik, Mengapa Tagihan November Tetap Tinggi? Ini Penjelasan PLN Batam

Dua petugas kelistrikan dengan perlengkapan keselamatan bekerja di ketinggian pada menara transmisi listrik. PLN Batam terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan kualitas pelayanan, termasuk memastikan transparansi perhitungan tagihan serta kompensasi bagi pelanggan terdampak gangguan pasokan listrik. (Foto: Dok. PLN Batam)

BATAM – Listrik sempat padam, tetapi tagihan justru meningkat. Kondisi inilah yang menjadi pertanyaan sejumlah pelanggan PLN Batam ketika menerima rekening listrik November 2026. Sebagian masyarakat berharap pemadaman yang terjadi sebelumnya otomatis membuat tagihan lebih rendah.

PT PLN Batam pun memberikan penjelasan. Perusahaan menyatakan, besarnya tagihan listrik pascabayar tidak semata-mata ditentukan oleh lamanya aliran listrik menyala, tetapi terutama oleh jumlah energi yang digunakan selama satu periode pencatatan meter.

Manajer Komunikasi dan Humas PT PLN Batam, Vidya Kartika, mengatakan pihaknya memahami keluhan dan kekhawatiran masyarakat mengenai nilai tagihan yang dirasakan berbeda atau meningkat meskipun sempat terjadi gangguan pasokan listrik.

Menurut Vidya, terdapat dua komponen utama dalam perhitungan rekening listrik pascabayar, yakni biaya beban berdasarkan daya tersambung dan biaya pemakaian energi listrik yang tercatat dalam kilowatt-jam (kWh).

“Tagihan listrik pascabayar dihitung berdasarkan biaya beban yang ditentukan oleh daya tersambung (seperti Rp/kVA/Bulan) ditambah Pemakaian Energi Listrik (kWh) yang tercatat secara riil pada stand meter selama periode pencatatan bulanan,” ujar Vidya dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Batam Siapkan 512 Lampu Jalan, Akses Melcem Rampung Dibangun

Mengapa Tagihan Bisa Tetap Naik?

Vidya menjelaskan, ketika terjadi pemadaman, aliran listrik berhenti dan kWh meter tidak mencatat tambahan konsumsi energi selama tidak ada pasokan listrik.

Namun, pemakaian sebelum dan sesudah pemadaman tetap terakumulasi dalam satu siklus pencatatan bulanan.

Artinya, pemadaman selama beberapa waktu tidak serta-merta membuat total konsumsi listrik sebulan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika penggunaan peralatan elektronik meningkat setelah listrik kembali menyala, misalnya karena bertambahnya aktivitas rumah tangga atau penggunaan perangkat berdaya besar, total konsumsi bulanan tetap berpotensi meningkat.

Bangun Pabrik Air Laut untuk Pusat Data, Citramas Investasi Rp600 Miliar

Selain pola pemakaian, perbedaan jumlah hari dalam periode pencatatan meter juga dapat memengaruhi total energi yang ditagihkan.

Karena itu, PLN Batam meminta pelanggan tidak hanya membandingkan nilai rupiah pada rekening, tetapi juga mencermati jumlah kWh yang digunakan pada masing-masing bulan.

Dengan memeriksa data tersebut, pelanggan dapat mengetahui apakah kenaikan tagihan berkaitan dengan peningkatan konsumsi energi atau terdapat hal lain yang perlu diklarifikasi.

Bukan dari Total Tagihan

PLN Batam juga menjelaskan mekanisme pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik.

Telkom Raup Rp113,5 Triliun, Batam Jadi Simpul Digital Dunia

Vidya mengatakan, perhitungan kompensasi mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam.

Bagi pelanggan pascabayar, kompensasi diberikan melalui pemotongan sebesar 10 persen dari biaya beban atau rekening minimum pada bulan terjadinya gangguan.

Potongan tersebut diproses secara otomatis melalui sistem administrasi PLN Batam.

“Pemberian kompensasi mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya Yang Terkait Dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam. Bagi pelanggan pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pemotongan sebesar 10% dari Biaya Beban atau Rekening Minimum pada bulan terjadinya gangguan, yang diproses secara otomatis oleh sistem administrasi,” jelas Vidya.

Dengan ketentuan tersebut, pelanggan perlu memahami bahwa potongan 10 persen tidak dihitung dari keseluruhan nilai rekening listrik, melainkan dari komponen biaya beban atau rekening minimum sebagaimana dijelaskan PLN Batam.

Sementara itu, pelanggan prabayar memperoleh kompensasi berupa tambahan energi listrik melalui free issue token, dengan nilai setara 10 persen dari biaya beban atau rekening minimum.

Untuk memastikan kesesuaian rekening listrik, PLN Batam mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan mandiri sebelum menyampaikan pengaduan.

Pertama, pelanggan diminta membandingkan jumlah pemakaian kWh pada rekening bulan berjalan dengan bulan sebelumnya. Perbandingan ini penting untuk mengetahui apakah konsumsi listrik benar-benar meningkat.

Kedua, pelanggan perlu memeriksa tanggal dan periode pencatatan meter, termasuk mencocokkan angka meter dengan kondisi fisik kWh meter di rumah.

Ketiga, pelanggan diminta mencermati rincian rekening, terutama biaya beban, biaya pemakaian energi, serta potongan kompensasi yang diberikan.

Apabila ditemukan perbedaan atau rincian yang belum dipahami, pelanggan dapat meminta penjelasan kepada PLN Batam melalui kanal pelayanan resmi.

Vidya mengatakan PLN Batam menyediakan layanan digital maupun tatap muka untuk membantu pelanggan memperoleh informasi mengenai tagihan listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek rincian pemakaian melalui aplikasi bright by PLN Batam yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store, atau mengakses situs resmi perusahaan di plnbatam.com. Tim kami juga siap memberikan penjelasan langsung di kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Batam Center, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya.

Selain melalui aplikasi dan situs resmi, pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN Batam di nomor (0778) 5702 123.

PLN Batam menyatakan akan terus menampung masukan dan keluhan pelanggan, sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan untuk mengurangi risiko gangguan pasokan. (ora)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×
Exit mobile version