Batam  

Amsakar Achmad Ungkap Diskusi Strategis di Hari Ketiga Retret Kepala Daerah 2025

Amsakar Achmad Ungkap Diskusi Strategis di Hari Ketiga Retret Kepala Daerah 2025
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama kepala daerah lain saat istirahat retret di Magelang (ist)

BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa hari ketiga Retret Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 di Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (23/2/2025), dipenuhi dengan diskusi mendalam mengenai isu-isu strategis yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sesi pagi diawali dengan pembahasan Implementasi Wawasan Nusantara, yang dipandu oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Dalam sesi ini, para peserta retret didorong untuk memahami Wawasan Nusantara sebagai konsep geopolitik Indonesia yang berorientasi pada persatuan dan kesatuan bangsa.

“Topik ini mengajak seluruh peserta untuk memahami bagaimana wawasan kebangsaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks pemerintahan daerah,” ujar Amsakar.

Pada sesi siang, diskusi berlanjut ke Kewaspadaan Nasional, yang menjadi dasar dalam menjaga stabilitas dan keselamatan negara.

“Kewaspadaan nasional penting untuk memperkokoh semangat kebangsaan dan nasionalisme di setiap daerah. Kepala daerah harus memahami berbagai ancaman terhadap nilai-nilai kebangsaan agar bisa menjaga integrasi nasional,” kata Amsakar.

Selain itu, para kepala daerah juga diberikan materi tentang strategi penguatan wawasan kebangsaan dan nasionalisme dalam kebijakan daerah, serta peran aktif pemerintah daerah dalam membangun karakter kebangsaan di masyarakat.

Sementara itu, sesi malam membahas Kebijakan Keuangan Negara dan Pertumbuhan Ekonomi, yang dipandu oleh Kementerian Keuangan.

“Topik ini menyoroti bagaimana kebijakan fiskal dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kepala daerah harus mampu mengelola anggaran daerah secara bertanggung jawab untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” jelas Amsakar.

Dalam sesi ini, kepala daerah juga didorong untuk menciptakan kebijakan ekonomi yang kondusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan inklusif di daerah masing-masing.

Penilaian Amsakar Soal Retret

Amsakar menilai bahwa retret ini menjadi kesempatan berharga untuk berbagi pengalaman serta memperkuat kerja sama antardaerah.

“Ini adalah momen penting untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Kami dapat bertukar ide guna meningkatkan kualitas pemerintahan di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Selain itu, Amsakar juga melihat forum ini sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi Kota Batam serta menjajaki peluang kerja sama dengan daerah lain, khususnya di sektor infrastruktur, ekonomi, dan pariwisata.

“Kami berharap melalui koordinasi dengan kepala daerah lain, Batam dapat terus berkembang. Kerja sama ini sangat penting untuk mencapai kemajuan bersama,” lanjutnya.

Dengan adanya retret ini, Amsakar optimistis Kota Batam dapat memperoleh banyak manfaat dan gagasan baru yang dapat diterapkan demi kemajuan daerah.

“Kami selalu berkomitmen untuk bekerja demi kemajuan Batam. Setiap kesempatan untuk belajar dari sesama kepala daerah akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutup Amsakar.

Exit mobile version