Pilgub Kepri 2024: Ketidakpastian Calon Berbeda Jauh dari Pilwako Batam yang Hampir Tanpa Kompetisi

Pilgub Kepri 2024: Ketidakpastian Calon Berbeda Jauh dari Pilwako Batam yang Hampir Tanpa Kompetisi
Pilgub Kepri 2024, Ansar Ahmad dan Muhammad Rudi berloba cari suara di Batam (ilustrasi)

BATAM – Kontestasi Pilgub Kepri 2024 sangat berbeda dengan Pilwako Batam 2024. Pilgub Kepri 2024 terdengar senyap soal gerakan calon dan parpol.

Berbeda dengan Pilwako Batam 2024. Pilkada Kota Batam 2024 seperti sudah selesai, karena parpol pemilik kursi di DPRD Batam berbondong-bondong mendukung pasangan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra. Pilwako Batam diambang tanpa calon lain di luar pasangan Amsakar-Li Claudia, alias kotak kosong.

Calon untuk Gubernur Kepri 2024 telah muncul tiga orang. Petahana Ansar Ahmad, Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah dan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam H Muhammad Rudi.

Namun dari ketiga orang itu belum satupun yang mendeklarasikan diri maju di Pilgub. Juga belum terdengar pasangan yang akan mendampinginya. Termasuk parpol pengusung.

Ansar Ahmad beberapa waktu lalu masih belum memutuskan, terkait siapa yang bakal mendampinginya, dalam pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri pada Pilkada 2024 mendatang.

Alasannya, pendaftaran pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri masih lama. Sehingga, ia enggan menyebutkan, siapa yang akan mendampinginya.

“Tahapannya kan akhir Agustus, masih lama, ini baru tanggal 22. Belum ada (pendampingnya), belum nunggu saja nanti,” tegas Ansar di Aula Wan Sri Benih Kantor Gubernur Kepri, Senin (22/7).

Ansar menerangkan, saat ini Partai Golongan Karya (Golkar) masih terus melakukan komunikasi dan pendekatan dengan sejumlah partai politik, untuk berkoalisi pada Pilgub Kepri 2024.

Satu diantara partai politik yang sedang dilakukan pendekatan, kata Ansar ialah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ia mengaku akan menjelaskan terkait hal ini pada beberapa minggu kedepan.

“Tunggu saja. Satu minggu 10 hari ini baru saya jelaskan. Saat ini kita masih berkomunikasi pendekatan, termasuk salah satunya Gerindra,” tambahnya.

Sementara itu calon lain, Muhammad Rudi juga belum mengumumkan siapa calon pendampingnya. Sebagai Ketua DPW Nasdem Kepri, Rudi, belum menegaskan partai pengusungnya di Pilgub Kepri nanti.

Isu yang berkembang, dia akan berduet dengan Bupati Karimun yang juga kader Partai Golkar, Aunur Rafiq.

Menarik untuk disimak adalah gerakan Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah. Dia digadang-gadangkan sebagai pesaing kuat petahana Ansar.

Namun, sampai sekarang, Yan Fitri masih menunggu waktu untuk memutuskan maju di Pilgub Kepri. Info yang beredar, ada keraguan buat pria kelahiran Tanjungpinang untuk maju di Pilkada, karena ini menyangkut karirnya di polisi yang masih dua tahun lagi. (dr)

Exit mobile version