Batam  

27 Buaya Sudah Ditangkap di Batam, Ancaman Masih Mengintai Perairan Pulau Bulan

27 Buaya Sudah Ditangkap di Batam, Ancaman Masih Mengintai Perairan Pulau Bulan
Sampai hari Minggu (19/1/2025) warga dan Tim gabungan sudah menangkap 27 ekor buaya yang lepas dari Pulau Bulan (ist)

BATAM – Sampai hari Minggu (19/1/2025), sudah 27 ekor buaya ditangkap akibat jebolnya penangkaran milik PT Perkasa Jaga Karunia (PJK) di Pulau Bulan, Kecamatan Bulang, Batam. Meski demikian, warga diimbau tetap berhati-hati karena sejumlah buaya diduga masih berkeliaran di perairan sekitar.

Penangkapan buaya terbaru terjadi di kawasan Sagulung, tepatnya dekat galangan kapal PT KTU. Seekor buaya besar berhasil ditangkap oleh warga dan pekerja, dengan aksi heroik yang sempat direkam dan menjadi viral di media sosial.

“Cukup besar buayanya dan berhasil kita tangkap,” ujar salah satu warga dalam video tersebut.

Kapolsek Bulang IPTU Adyanto Syofyan menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ini dan memastikan laporan penangkapan telah diteruskan ke pihak PT PJK.

Meski beberapa buaya telah diamankan, rasa cemas masih menyelimuti warga sekitar. Mardi, warga Pulau Buluh, mengungkapkan kekhawatiran mereka.

“Kami sangat khawatir dengan buaya-buaya ini. Harapannya, pihak terkait bisa segera menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

PT PJK Harus Bertanggungjawab

Camat Bulang, Ramadhan, meminta PT PJK bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Ia menegaskan pentingnya langkah cepat untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Kami tidak ingin hal ini menjadi ancaman berkepanjangan bagi masyarakat,” tegasnya seperti dilansir batampos, Minggu (19/1/2025).

Operasi penangkapan buaya masih terus berlangsung dengan melibatkan tim gabungan dari kepolisian, masyarakat, dan pihak perusahaan.

Patroli rutin dan pengawasan ketat akan dilakukan hingga semua buaya yang lepas berhasil diamankan. IPTU Adyanto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar perairan.

Sorotan Manajemen Risiko Penangkaran

Insiden ini memunculkan sorotan tajam terhadap manajemen risiko dalam pengelolaan penangkaran hewan buas. Pakar lingkungan menekankan pentingnya peningkatan sistem keamanan kandang dan perlunya koordinasi lebih baik antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat.

Masyarakat diimbau segera melaporkan setiap penampakan buaya kepada aparat setempat. Kolaborasi yang baik antara warga dan tim penanganan dianggap menjadi kunci dalam menyelesaikan insiden yang berisiko tinggi ini. (r)

Exit mobile version