BATAM – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan kembali memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan, dan tiga tokoh yang diprediksi akan bertarung adalah Budak Pinang.
Mereka adalah Gubernur Kepri petahana, Ansar Ahmad, Wali Kota Batam, HM Rudi, dan Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah. Ketiganya Budak Pinang yang telah sukses dan kini siap bertarung untuk menjadi Kepri 1.
Figur pertama adalah Ansar Ahmad, politisi senior Golkar yang memiliki karir panjang dalam dunia politik. Ansar pernah menjadi Wakil Bupati Kepulauan Riau, Bupati Bintan dua periode, Anggota DPR RI, hingga saat ini menjabat sebagai Gubernur Kepri.
Ansar adalah anak keempat dari lima bersaudara pasangan Abdul Ahad dan Ijah. Ayahnya meninggal dunia saat Ansar berusia dua tahun, dan ibunya yang berjuang membesarkan kelima anaknya.
Ansar lahir di Kijang, Kabupaten Bintan tahun 1964. Meskipun lahir di Kijang, sejak SMP pada tahun 1984, Ansar sudah mengenyam pendidikan di Tanjungpinang dan menetap hingga saat ini di Jalan Peralatan Kota Tanjungpinang.
Figur kedua adalah HM Rudi. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Kepri ini juga layak disebut Budak Pinang.
Rudi lahir di Kota Tanjungpinang tahun 1963. Sejak pendidikan dasar hingga SMA, Rudi menjalani pendidikannya di Tanjungpinang.
Sebelum terjun ke dunia politik, Rudi merupakan anggota kepolisian.
Ia mengundurkan diri pada tahun 2004 dan memulai karier politik dengan terpilih pada tahun 2009 sebagai anggota DPRD Kota Batam dari Partai Kebangkitan Bangsa.
Pada tahun 2011, Muhammad Rudi terpilih sebagai Wakil Wali Kota Batam selama dua periode, dan menjabat Wali Kota Batam dua periode hingga sekarang.
Figur ketiga adalah Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah. Kapolda Kepri ini adalah Perwira Tinggi Polri kelahiran Tanjungpinang tahun 1967.
Yan Fitri, lulusan Akpol 1989, berpengalaman dalam bidang Reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kepala Penyusunan, Dokumentasi, dan Informasi Hukum Divisi Hukum Mabes Polri.
Pada tahun 1998, Yan Fitri pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, dan dua kali mengemban tugas sebagai Wakapolda Kepri.
Menjelang perhelatan Pilgub Kepri pada 27 November mendatang, ketiganya makin menguat menjadi kontestan calon kepala daerah Kepri.
Meskipun ketiganya lahir dan besar di Tanjungpinang, untuk merebut suara pemilih, Ansar, Rudi, dan Yan harus adu program di lumbung suara terbesar, yaitu di Kota Batam. (*/dr)
