Batam  

Ucapan Lebaran dari Natuna: Baliho Cen Sui Lan Hiasi Kota Batam

Ucapan Lebaran dari Natuna: Baliho Cen Sui Lan Hiasi Kota Batam
Baliho Bupati Natuna mengucapkan Selamat Idul Fitri bertebaran di Batam (ist)

BATAM – Di tengah kemeriahan Idulfitri 1446 H, warga Batam dikejutkan dengan kemunculan sejumlah baliho besar bergambar Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang menyampaikan ucapan selamat lebaran. Meskipun kini menjabat sebagai kepala daerah di Natuna, Cen tetap menyapa hangat warga Batam—kota yang penuh kenangan baginya saat masih menjadi anggota DPR RI.

Baliho-baliho tersebut tersebar di sembilan titik strategis di Batam. Selain memuat ucapan Idulfitri, baliho tersebut juga menyiratkan pesan simbolik tentang pentingnya silaturahmi yang melampaui batas geografis dan jabatan formal.

“Ucapan Idulfitri ini adalah bentuk kasih sayang Ibu Cen kepada warga Batam. Beliau punya banyak kenangan dan kedekatan dengan warga sini,” ujar Rina (28), seorang pedagang kaki lima di daerah Nagoya.

Langkah Cen ini menuai berbagai reaksi. Beberapa warga mengapresiasi sentuhan personal yang ditunjukkan, meski tak sedikit pula yang menilai langkah tersebut sarat muatan politis, terutama karena tidak menampilkan sosok Wakil Bupati Natuna, Jarmin.

Inisiatif Pribadi

Menanggapi hal ini, Raja Mustakim, suami Cen Sui Lan, menegaskan bahwa pemasangan baliho merupakan inisiatif pribadi dan tidak menggunakan dana pemerintah.

“Tidak ada maksud lain. Ini murni bentuk silaturahmi. Baliho dipasang atas dasar kedekatan emosional Ibu Cen dengan warga Batam,” ujarnya.

Cen Sui Lan dikenal luas oleh masyarakat Batam saat menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2019–2024. Salah satu program yang paling membekas adalah program bedah rumah untuk warga prasejahtera.

“Beliau datang ke rumah saya tanggal 24 Desember tahun lalu. Duduk di lantai rumah saya yang bocor, minum teh, dan mendengarkan cerita hidup saya,” kenang Siti (60), warga Tanjung Sengkuang.

Selain membawa bantuan, Cen juga melibatkan pemuda setempat dalam proses renovasi, yang tidak hanya memperbaiki rumah warga, tapi juga memberdayakan ekonomi lokal.

Baliho yang kini terpasang di Batam menjadi bukti bahwa bagi Cen, pelayanan kepada masyarakat tidak berhenti hanya karena perpindahan jabatan. Ia tetap berpegang pada prinsip yang dibawanya sejak awal: membangun hubungan berdasarkan kepercayaan dan kasih sayang.

“Saya belajar dari dunia usaha bahwa kepercayaan adalah aset utama. Prinsip itu tetap saya pegang dalam melayani masyarakat,” ungkap Cen dalam wawancara terdahulu.

Langkah ini memperlihatkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang tetap hadir dan menyapa, meski tak lagi menjabat di tempat yang sama. (r)

Exit mobile version