BATAM – Pemerintah Kota Batam menggelar rapat untuk mempersiapkan penerimaan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemko Batam.
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., yang menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam rapat yang berlangsung pada Senin (30/09/2024), Jefridin menjelaskan bahwa seleksi calon PPPK akan dilakukan dengan mekanisme peringkat terbaik.Mempertimbangkan pengalaman kerja minimal dua tahun untuk jenjang pemula, terampil, mahir, penyelia, dan ahli pertama.
Untuk jenjang ahli muda, calon diharuskan memiliki pengalaman kerja minimal tiga tahun, sementara pengecualian berlaku bagi Jabatan Fungsional Dosen, Pengawas Sekolah, dan Kesehatan.
“Saya harap semua OPD berkoordinasi dengan baik agar tidak ada kesalahan yang dapat merugikan peserta nanti,” tegas Jefridin.
Proses seleksi akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi pelamar prioritas, termasuk guru dan eks tenaga honorer Kategori II, dengan jadwal pendaftaran dari 1 hingga 20 Oktober 2024.
Sementara tahap kedua akan dimulai pada 17 November hingga 31 Desember 2024. Ditujukan untuk tenaga non-ASN aktif di instansi pemerintah dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk formasi guru.
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui portal SSCASN. Pemko Batam membuka pendaftaran untuk 2.300 formasi PPPK. Penerimaan mencakup 109 formasi untuk guru, 67 formasi tenaga kesehatan, dan 2.124 formasi tenaga teknis.
Jefridin menegaskan pentingnya kerja sama antar OPD untuk memastikan kelancaran proses seleksi.
“Saya minta kepada semua pihak, terutama OPD, untuk mendukung kelancaran seleksi ini. Jangan sampai ada kesalahan yang merugikan pihak manapun,” tambahnya.
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024, Jefridin juga mengingatkan seluruh pegawai untuk mematuhi peraturan pemilu.
“Saya harap tidak ada pegawai yang dilaporkan ke Bawaslu. Gunakan hak pilih sesuai hati nurani, tapi pastikan tidak melanggar aturan. Ini penting agar kita semua tetap menjaga integritas,” tegasnya. (r)
