TANJUNGPINANG – Ribuan warga Kota Tanjungpinang meluapkan rasa marah dan kecewa saat menghadiri perayaan Hari Jadi Kepulauan Riau (Kepri) ke-22 yang digelar di Gedung Daerah, Minggu (22/9/2024).
Kemarahan warga dipicu oleh ketidakmerataan pembagian kupon hadiah pada acara senam sehat dan jalan santai yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.
Innur, salah seorang warga Tanjungpinang, mengungkapkan kekecewaannya karena tidak mendapat kupon hadiah setelah mengikuti jalan santai.
Ia bersama banyak warga lainnya merasa telah mengikuti arahan panitia dengan baik, namun tak kunjung mendapatkan kupon yang dijanjikan.
“Katanya setelah jalan santai, panitia akan membagikan kupon hadiah. Nyatanya, saya dan banyak warga lainnya tidak mendapat kupon itu,” ujar Innur dengan raut wajah kecewa.
Innur bahkan mengaku sempat terjatuh dan terbentur pot bunga ketika berebut kupon yang dilempar oleh panitia di tengah kerumunan.
“Saya sampai terjatuh berebut kupon, tapi tetap tidak dapat. Kecewa sekali,” lanjutnya.
Kekecewaan serupa juga dirasakan oleh Iryanti, yang meninggalkan pekerjaannya di rumah untuk mengikuti acara tersebut, namun pulang dengan tangan hampa.
“Kerja di rumah sudah saya tinggalkan. Sampai di sini, malah tidak dapat kupon hadiah. Kecewa sekali,” ucapnya.
Nurhidayah, warga lainnya, menilai cara panitia membagikan kupon sangat tidak elok. Menurutnya, panitia seharusnya membagikan kupon secara merata saat senam sehat berlangsung, agar semua peserta mendapatkan kesempatan yang sama.
“Kupon malah dilempar begitu saja ke kerumunan orang yang sedang jalan santai, seperti memberi makan ayam. Ini tidak bagus dan tidak adil. Saya sangat kecewa,” ujar Nurhidayah sambil meninggalkan acara dengan kecewa.
Acara yang semestinya meriah dalam rangka perayaan Hari Jadi Kepri ke-22 ini berakhir dengan kekecewaan bagi banyak warga yang hadir, dan menjadi catatan buruk bagi panitia pelaksana yang dinilai kurang sigap dalam mengatur pembagian kupon hadiah. (r)
