BATAM – Dalam peringatan Hari Jadi Batam (HJB) ke-195 yang berlangsung pada Kamis (12/12/2024), Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) mengenang transformasi Kecamatan Nongsa dari kawasan pesisir yang tertinggal menjadi pusat data dunia.
“Dulu Nongsa dianggap tertinggal, tapi sekarang sudah menjadi kawasan internasional. Banyak lembaga dunia yang menyimpan datanya di sini, termasuk tiga perusahaan besar dunia,” ungkap HMR dalam sambutannya saat ziarah zuriat Nong Isa.
Pencapaian ini menjadi salah satu warisan kepemimpinan HMR, yang akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Batam setelah 10 tahun memimpin. HMR menegaskan bahwa perkembangan Nongsa membuktikan potensinya sebagai kawasan strategis.
“Jangan lagi merasa kecil, Nongsa kini menjadi bagian penting dari pembangunan global,” tambahnya.
Ajak Warga Bersatu Pasca Pilkada
Dalam kesempatan yang sama, HMR juga mengajak warga Batam untuk kembali bersatu usai berakhirnya Pilkada Batam dan Kepri.
“Mari kita fokus membangun Batam dan Kepri. Pilkada sudah selesai, tidak perlu lagi memperdebatkan hasilnya. Siapapun pemimpin yang terpilih, mari kita kawal bersama agar pembangunan tetap berlanjut dengan cepat,” tegasnya.
HMR juga menitipkan harapan kepada pemimpin selanjutnya untuk menjaga momentum pembangunan Batam demi masa depan anak cucu. “Kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan Batam terus maju,” tutupnya.
Nongsa: Dari Pinggiran Jadi Kawasan Internasional
Perubahan wajah Nongsa tak lepas dari visi strategis HMR yang berhasil menarik investasi dan menjadikan kawasan tersebut pusat data internasional. Dengan keberadaan perusahaan-perusahaan global, Nongsa kini dikenal sebagai salah satu aset berharga Kota Batam.
Hari Jadi Batam ke-195 menjadi momen refleksi atas perjalanan kota ini menuju pembangunan yang inklusif dan progresif, sekaligus penanda akhir era kepemimpinan HMR yang telah meninggalkan jejak transformasi besar. (ris)






